Sabtu, 08 Agustus 2026

Bentuk Generasi Alqurani, Pemko Medan Terus Galakkan Maghrib Mengaji

Kamis, 14 Maret 2019 20:30 WIB
Bentuk Generasi Alqurani, Pemko Medan Terus Galakkan Maghrib Mengaji
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pemko Medan terus menggalakkan program Maghrib Mengaji untuk membentuk generasi yang menjiwai dan mengamalkan Alquran.Hal ini disampaikan Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH dihadiri Wakil Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi saat membuka kegiatan Sosialisasi dan Pembinaan kepada Guru Maghrib Mengaji Kota Medan di Hotel Soechi, Medan, Kamis (14/03/2019). 
 
“Guru Maghrib Mengaji adalah ujung tombak dalam menggali potensi, minat baca, dan menghayati Alquran pada diri generasi penerus. Guru Maghrib Mengaji juga merupakan ujung tombak dalam melahirkan generasi alqurani,” ujar Akhyar. 
 
Dalam acara yang dihadiri Kabag Sosial dan Pendidikan, Khoiruddin, dan narasumber Dr Royyan dan Fadhillah itu, Akhyar juga berpesan, dalam sosialisasi ini Akhyar juga berharap, selain mengajarkan anak didik membaca Alquran, para guru Maghrib mengaji juga dapat mengasah kecerdasan anak dalam menyikapi kondisi sosial, budaya, maupun politik yang tengah berlangsung. 
 
Dia mengharapkan, para guru Maghrib Mengaji ini dapat memberikan pemahaman tentang Islam yang sebenar-benar, bukan yang ditafsirkan sesuai dengan kepentingan politik. Akhyar juga berharap para peserta dapat mengajak anak didik untuk senantiasa membaca alam semesta untuk lebih meningkatkan kualitas kehidupan.
 
Di kesempatan itu, Akhyar juga sempat menyinggung peristiwa bom di Sibolga. Dia mengemukakan, Islam tidak pernah membenarkan tindakan bunuh diri. Selain itu, para guru Maghrib Mengaji ini juga dapat memberikan kemampuan literasi kepada anak didik sehingga tidak cepat 'termakan' hoaks-hoaks yang kontraproduktif bagi persatuan dan kesatuan bangsa yang plural ini. 
 
Akhyar berpesan agar guru mengaji dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat agar bertanggung jawab atas kebersihan lingkungan masing-masing. “Medan ini Rumah Kita, mari kita jaga kebersihan. Seluruh masyarakat harus sadar tidak membuang sampah sembarang. Harus juga dengan kesadaran meletakkan sampah pada wadah untuk selanjutnya diangkut petugas angkutan kebersihan,” ungkap Akhyar.
 
Sebelumnya, Kabag Sosial dan Pendidikan, Khoiruddin melaporkan, peserta kegiatan ini berjumlah 2.500 yang berasal dari 21 kecamatan se-Kota Medan. Dalam kegiatan yang berlangsung sampai 16 Maret ini peserta dibagi dalam beberapa gelombang.(BS09)

Tags
beritaTerkait
Perjuangan Pengacara Kondang Berbuah Hasil, Pemko Medan Rubuhkan Tembok PT SBP
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Gebyar Milad KKD ke-9 MAS Proyek Univa Medan Resmi Dibuka, 750 Peserta Meriahkan Ajang Dakwah Pelajar
Walikota Medan Ingatkan Dinas PKPCKTR Soal Perencanaan dan Perawatan Aset
Apel Perdana Pasca Libur Idulfitri, Rico Waas Minta Jajaran Pemko Medan Langsung Bekerja Layani Masyarakat
Mudik Gratis Bareng Pemko Medan, Walikota Lepas 1.969 Pemudik ke 12 Kota Tujuan
komentar
beritaTerbaru
hit tracker