Selasa, 05 Mei 2026

PDPM Medan Kecam Kriminalisasi Dahnil Anzar Simanjuntak

Rabu, 06 Februari 2019 19:35 WIB
PDPM Medan Kecam Kriminalisasi Dahnil Anzar Simanjuntak
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Medan mengecam upaya kriminalisasi terhadap Dahnil Anzar Simanjuntak (DAS). Apalagi kasus Kemah yang digadang-gadang mencatut nama Dahnil Anzar ini sudah diproses Saat Muktamar Pemuda Muhammaditah kemaren.
 
"Selaku kader Pemuda Muhammadiyah yang baik kami sangat menyesalkan upaya kriminalisasi yang dilakukan oleh Polisi Terhadap bang Dahnil Anzar Simanjuntak,"ujar Ketua PDPM Eka Putra Zakran SH didampingi Muhammad Sundus, Wakil Ketua PDPM Kota Medan Muhammad Irsyad dan Irsan Armadi, Wakil Sekretaris PDPM Medan kepada wartawan, Rabu (06/02/2019).
 
Mereka menilai kasus Kemah yang melibatkan Dahnil Anzar Simanjuntak terkesan dipaksakan jelang kegiatan Pilpres 2019."Di sini kita kecewanya kepada aparat hukum. Apa salahnya jika memang ada persoalan,  kasus ini diproses setelah pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tentu tidak mengandung kecurigaan bagi publik. Justru jika ngotot dipaksakan tentu ini bagian dari upaya kriminalisasi terhadap Dahnil Anzar Simanjuntak," ujarnya lagi.
 
Kembali ditegaskan Eka Putra Zakran kalau saat ini hukum bukan hanya tajam ke bawah tumpul ke atas, lebih parah dari itu hukum sekarang menjadi alat bagi penguasa untuk memukul lawan politik. Hal semacam ini tentu tidak baik dalam proses berjalannya demokrasi lebih-lebih di negara yang berdasarkan hukum seperti di Indonesia. Apa yang disangkakan kepada Dahnil Anzar Simanjuntak saat ini sangat tidak berdasar. Karena berdasarkan hasil Audit BPK dan Laporan Kemenpora pun sudah menjelaskan kepada Publik bahwa tidak ada temuan atau unsur-unsur yang dapat merugikan negara. Oleh karenanya Kasus Kemah Pemuda itu seharusnya sudah selesai. 
 
"Jangan karena bang Dahnil Anzar Koordinator Jubir Prabowo-Sandi lalu beliau mau dikriminalisasi?. Justru di sini nanti publik ragu dan tidak percaya kalau kasus ini masalah hukum tapi justru masalah politik. Karena saat ini publik juga sedang mengamati bahwa siapa pun yang dapat menaikkan elektabilitas Pasangan Calon Nomor urut 02 akan dibidik. Nah, ini yg harus kita kawal.  Kita berharap aparat penegak hukum bekerja profesional bukan sesui pesanan penguasa. Asas presemtion of innocence (asas di mana seseorang dinyatakan tidak bersalah sebelum diputus oleh pengadilan) harus tetap dikedepankan," tegasnya lagi.
 
Ditambahkan Irsan Armadi, kalau Dahnil Anzar merupakan kader terbaik Muhammadiyah yakni mantan Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2014-2018. "Tentu sampai kapan pun kami tidak terima jika beliau di kriminalisasi. Kami bersama Dahnil Anzar Simanjutak.Tolak KriminalisasiTokoh. Stop Kriminalisasi DAS," pungkasnya.(BS03)

Tags
beritaTerkait
Berkah Ramadan, SMP Muhammadiyah 05 Medan Berbagi Sembako dan Takjil ke Warga Sekitar
SMP Muhammadiyah 05 Medan Gelar Ramadan Ceria Penuh Berkah
Pelantikan Pengurus PD Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisyiyah, Walikota Harap Bersinergi untuk Kemajuan Kota Binjai
Pasca Pilkada, Walikota Medan Ajak Masyarakat Bersatu untuk Bersama-sama Dukung Pembangunan Daerah
Pj Gubenur Ajak Pemuda Muhammadiyah Sumut jadi Entrepreneur
Pj Gubernur Sambut Baik Rencana UMSU Jadi Tuan Rumah Muktamar Muhammadiyah 2027
komentar
beritaTerbaru
hit tracker