Sabtu, 08 Agustus 2026

Hadapi Tantangan Global, Wanita TNI Harus Tingkatkan Perannya sebagai Prajurit Profesional

Jumat, 20 April 2018 23:30 WIB
Hadapi Tantangan Global, Wanita TNI Harus Tingkatkan Perannya sebagai Prajurit Profesional
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dalam menghadapi tantangan global saat ini dan di masa depan, menuntut Wanita Angkatan Bersenjata dalam hal ini Wanita TNI harus meningkatkan peran dan kemampuannya sebagai prajurit profesional yang dapat berinteraksi dalam skala regional maupun internasional.
 
Hal tersebut dikatakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr Didit Herdiawan, MPA MBA mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP pada acara pembukaan 'The 1st Asia Pacific Military Women Seminar' di Hotel Kartika Chandra, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kav. 18-20 Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (20/4/2018).
 
Menurut Didit, sebagai bagian yang terintegrasi dalam tubuh organisasi Angkatan Bersenjata, Wanita TNI harus selalu melaksanakan proses penyempurnaan yang bertahap, bertingkat dan berlanjut. “Tahapan proses tersebut diharapkan menghasilkan prajurit wanita profesional yang mampu menjawab berbagai tantangan tugas, baik dalam negeri maupun luar negeri,” katanya.
 
Lebih lanjut Kasum TNI mengatakan bahwa emansipasi wanita di Indonesia khususnya bidang pertahanan, saat ini telah berkembang dinamis sesuai perkembangannya. “Tentara Nasional Indonesia yang lahir dari perjuangan mempertahankan kemerdekaan sesungguhnya telah menerima dan melihat langsung pengabdian prajurit-prajurit wanita saat perang kemerdekaan,” ungkapnya.
 
Kasum TNI menjelaskan bahwa sebagai seorang prajurit, di satu sisi Wanita Angkatan Bersenjata dituntut untuk terus memberdayakan dan memaksimalkan potensi yang dimiliki, sehingga mampu tampil prima dalam melaksanakan tugas secara profesional. “Di sisi lain, Wanita Angkatan Bersenjata juga turut bertanggungjawab terhadap keharmonisan dan keutuhan kehidupan rumah tangga, termasuk di antaranya memperhatikan dan memberikan pendidikan bagi anak-anak,” ujarnya.
 
“Wanita Angkatan Bersenjata hendaknya berusaha untuk dapat berbuat yang terbaik dan secara tulus ikhlas dalam berkiprah di lingkungan Angkatan Bersenjata tanpa meninggalkan harkat, sifat dan ciri kodrati kewanitaannya.Di mana pun Wanita Angkatan Bersenjata bertugas dan berada, akan selalu dapat dirasakan manfaat dan kontribusinya, dihargai dan dihormati eksistensinya,” paparnya.
 
Seminar yang mengangkat tema Enhancing and Empowering The Role Of Women In The Military In Global Peace, Defense and Security, dihadiri 163 orang dari 22 Negara yang turut berpartisipasi yaitu Indonesia, Australia, Amerika Serikat, Bangladesh, Brunei Darussalam, Kamboja, China, India, Jepang, Korea Selatan, Laos, Malaysia, Myanmar, Selandia Baru, Papua Nugini, Pakistan, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Timor Leste, Vietnam.
 
Turut hadir dalam seminar tersebut, di antaranya Ibu Raksa Tri Anggana Tantri Nanny Hadi Tjahjanto MPA MBA, Ibu Asuh Raksa Karini Sri Sena, Ibu Asuh Winayadati Kanya Sena, Ibu Asuh Catra Ratna Adi Jala Kanya Sena, Ibu Asuh Polwan dan Ketua Harian IKKT Pragati Wira Anggini.(Rel)

Tags
beritaTerkait
Wakil Panglima TNI dan Sejumlah Pejabat Negara Terima Warga Kehormatan serta Brevet Korps Marinir
Panglima TNI Hadiri Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Negara
Ratusan Peterjun Kostrad Hiasi Langit Kota Timah Babel
Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara
Ketua KADIN dan Walubi Medan Meriahkan HUT ke-80 TNI di Lapangan Merdeka
Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta Jatuhkan Vonis Dalam Kasus Korupsi Koneksitas TWP AD
komentar
beritaTerbaru
hit tracker