Sabtu, 25 April 2026

Banjir dan Longsor Landa Beberapa Wilayah, Puluhan Ribu Rumah Terendam

Jumat, 23 Februari 2018 23:30 WIB
Banjir dan Longsor Landa Beberapa Wilayah, Puluhan Ribu Rumah Terendam
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Banjir dan longsor terjadi di berbagai tempat di Jawa. Di saat pencarian, penyelamatan dan evakuasi korban longsor di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Salem Kabupaten Brebes masih sulit dilakukan karena medan yang berat. Wilayah di utara Brebes dilanda banjir. Ribuan rumah di Kecamatan Losari Kabupaten Brebes terjadi banjir akibat luapan Sungai Cisanggarung dan sebagian tanggul jebol dengan ketinggian banjir antara 50-120 cm. Perahu karet diperlukan untuk evakuasi warga.
 
"Hingga saat ini dampak longsor di Brebes tercatat 7 orang meninggal dunia, 13 orang hilang dan 5 orang masih dirawat di rumah sakit. Sekitar 600 personil tim SAR gabungan terus mencari korban," ujar Sutopo Purwo Nugroho selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Jumat (23/02/2018).
 
Sutopo menyebutkan, banjir besar telah melanda wilayah di Kabupaten Cirebon pada Jumat (23/2/2018) siang. Banjir terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi disertai meluapnya sungai Cibeureus dan Sungai Cisanggarung. Ketinggian air banjir sekitar 100–200 cm. Terdapat sekitar 20.000 rumah terendam banjir. Banjir menyebabkan jalur keretapi lumpuh total. Jalur kereta DAOP 3 Cirebon lumpuh total, tepatnya jalur tengah antara Stasiun Ciledug-Ketanggungan mengarah ke Purwokerto dan Stasiun Tanjung-Losari arah Tegal.
 
Sementara itu banjir juga melanda wilayah di Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat sejak Rabu (21/2/2018) pukul 14.00 Wib. Banjir melanda Desa Margacina Kecamatan Karangkancana. Sebanyak 250 KK / 987 jiwa mengungsi ke sanak saudara dan sebagian mengungsi di Balai Desa Kaduagung Kec. Karangkencana
 
Di Kabupaten Bandung banjir kembali melanda 7 kecamatan yaitu Baleendah, Dayeuhkolot, Bojongsoang, Majalaya, Paseh, Ibun dan Solokan Jeruk. Sedang yang terdampak longsor adalah Kecamatan Kutawaringin.
 
Intensitas hujan yang tinggi selama tiga hari ini telah mengakibatkan terjadinya banjir longsor di Kabupaten Bandung. Dampaknya 9.938 rumah tergenang, 29.814 jiwa terdampak banjir, dan 10 gedung sekolah tergenang. Arus lalin penghubung dari Andir ke Katapang, Dayeuh Kolot ke Banjaran, Dayeuhkolot ke Ciparay dan dari Majalaya ke Rancaekek saat ini lumpuh total tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua maupun empat. Ketinggian banjir bervariasi mulai dari 30 hingga 200 centimeter.
 
Di tempat lain, gerakan tanah atau longsor masih berlangsung di wilayah 4 Kecamatan di Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. Amblesan dan retakan tanah makin meluas pada 23/2/2018. Sebanyak 98 KK (358 jiwa) terancam longsor. Pengungsi tercatat 407 jiwa yang terdapat di tenda pengungsian, rumah saudaranya, dan gedung pertemuan desa.
 
"Masyarakat dihimbau untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir dan longsor. Selama Februari 2018, curah hujan di Jawa akan berintensitas tinggi. Februari 2018 adalah puncak hujan. Kondisi tanah sudah jenuh air sehingga potensi banjir dan longsor meningkat," pungkas Sutopo.(BS04)

Tags
beritaTerkait
Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program
Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Yayasan IKAL Peduli Nusantara Salurkan Bantuan Banjir di Pangkalan Susu dan Tanjung Pura
Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan
Peduli Korban Banjir Bandang, Anindya Bakrie Salurkan Bantuan Kadin ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
Arman Chandra Salurkan 500 Paket Makanan ke Korban Banjir Medan dan Langkat, Komitmen Bantu Pengungsi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker