Kamis, 25 Juni 2026

Sumut Perkuat Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak

Kamis, 04 Januari 2018 14:05 WIB
Sumut Perkuat Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pencegahan, penanganan dan pemberdayaan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan di Provinsi Sumatera Utara kedepan akan semakin tersinergi pelaksanaannya melibatkan pemerintah, lembaga masyarakat, dunia usaha, lembaga profesi dan media massa. 
 
Optimisme tersebut setelah Gubernur Sumut membentuk Forum Komunikasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Sumut melalui Keputusan Nomor 188.44/742/KPTS/2017.   
 
Menurut Misran Lubis SAg, Ketua Forum ini, Kamis (04/01/2018), forum tersebut dibentuk sebagai bentuk pelaksanaan Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 2/2017 tentang partisipasi masyarakat dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
 
“Pengembangan forum komunikasi multi stakeholders yang terdiri dari unsur pemerintah, lembaga masyarakat, media dan sektor bisnis ini merupakan satu rekomendasi penyelenggaraan PUSPA Nasional tahun 2016 dan PUSPA Daerah Sumatera Utara, 26-28 April 2017 di Medan,” jelas Misran Lubis.
 
“Jadi, ini sebagai respon pemerintah Sumatera Utara dengan pertimbangan bahwa kekerasan dan perdagangan terhadap perempuan dan anak harus segera dihapuskan dan dalam pencegahan, penanganan dan pemberdayan perempuan, anak dan kelompok sebagai korban harus disinergikan antara pemerintah, LSM, dunia usaha, lembaga profesi dan media massa,” tambahnya.
 
Menyinggung tugas dari FK PUSPA tersebut, menurut Misran Lubis, ada tujuh tugas yang dimandatkan dalam keputusan tersebut seperti menyusun rencana aksi daerah sinergi kemitraan untuk kesejahteraan perempuan dan anak, memberikan masukan dan rekomendasi kepada pemerintah provinsi tentang penyelenggaraan kesejahteraan dan perlindungan perempuan dan anak, memobilisasi dan peningkatan kapasitas lembaga-lembaga masyarakat yang peduli dengan isu perempuan dan anak, membangun komunikasi dan mediasi kerjasama multipihak: sektor bisnis, pemerintah, lembaga masyarakat dan media.
 
“Kita juga akan memperkuat jaringan forum komunikasi kabupaten/kota,kecamatan sampai ke desa/kelurahan serta membantu koordinasi penyelesaian masalah aktual kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan manusia dan kesenjangan sosial ekonomi bagi perempuan di Sumatera Utara, tegas Misran Lubis.
 
Terpenting, tambah Misran Lubis, Forum PUSPA ini akan selalu mempromosikan akuntabilitas dan transparansi dalam pelayanan perempuan dan anak. “Harapan kita, dengan aktifnya Forum Pini, akan a mempercepat pelaksanaan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, sehingga semua korban dapat ditangani secara proporsional,” pungkasnya.(rel)

Tags
beritaTerkait
Peringati HUT ke-29, Pertamina Sumbagut Gelar Nuzulul Qur’an dan Santuni Anak Yatim
Sambut Ramadan, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Santunan bagi Anak Yatim
Wakil Walikota Medan Apresiasi Kepedulian DPD REI Sumut kepada Anak Yatim Piatu dan Dhuafa
Wujudkan Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian, Pemko Binjai Bersama PA Kota Binjai Laksanakan Penandatanganan Kerjasama
Serahkan Bantuan ke UPTD PS Anak dan Balita Medan, Kepala Dinas Sosial Sumut Apresiasi IWABA Medan
Lanjutkan Program UHC-JKMB, Rico Waas Apresiasi Lomba Karya Tulis Jurnalis KoJAM
komentar
beritaTerbaru
hit tracker