Sabtu, 25 April 2026

Muhammadiyah Medan Dukung Pemerintah Berantas Habis Terorisme

Minggu, 02 Juli 2017 21:25 WIB
Muhammadiyah Medan Dukung Pemerintah Berantas Habis Terorisme
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Muhammadiyah Kota Medan, Sumatera Utara mendukung penuh upaya aparatur pemerintah dalam pemberantasan berbagai bentuk aksi terorisme yang selama ini meresahkan masyarakat. Dukungan itu disampaikan Wakil Ketua Muhammadiyah Kota Medan, Rafdinal, di tengah adanya penyerangan pos jaga Mapolda Sumut yang menewaskan seorang personel kepolisian, Sabtu (1/7/2017).
 
Menurut dia, ada upaya yang terindikasi ingin membenturkan umat Islam dengan pihak kepolisian melalui aksi teror dan penyerangan pos jaga Mapolda Sumut tersebut. Apalagi penyerangan tersebut mengakibatkan seorang personel Polda Sumut yakni Ipda (Anumerta) Martua Sigalingging meninggal dunia.
 
Padahal, Muhammadiyah Kota Medan melihat hubungan umat Islam dengan jajaran Polda Sumut selama ini sangat harmonis, terutama di bawah kepemimpian Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel.
 
Meski eskalasi gerakan umat Islam cukup tinggi belakangan ini, tetapi pihaknya mengapresiasi kinerja Irjen Pol Rycko Amleza Dahniel dalam memimpin Polda Sumut karena mampu menjadi pengayom dan pelindung masyarakat.“Selama ini umat Islam di Sumut begitu mengapresiasi terhadap kerja Poldasu yang dipimpin Kapolda Irjen Rycko,” ujarnya dilansir dari laman resmi tribratanews.polri.go.id.
 
Ia menambahkan, sesuai konsep rahmatan li ‘alamin, Muhammadiyah sangat tidak mendukung adanya aksi terorisme, apalagi jika dikaitkan dengan keberadaan kelompok bersenjata ISIS.Namun Muhammadiyah juga meminta agar segala sesuatu tindakan teror dikaitkan dengan terorisme, apalagi dikaitkan dengan Islam. Dalam persoalan tersebut, Muhammadiyah Kota Medan mengingatkan bahwa akar terorisme bukanlah ajaran agama karena kesungguhan dalam beragama tidak akan melahirkan terorisme.
 
Atas pertimbangan tersebut, Muhammadiyah Kota Medan mendukung pemberantasan terorisme, namuntetap dengan prinsip hukum dan keadilan yang menghormati hak azasi manusia.
 
Sebelumnya, pada Minggu (25/06/2017) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, dua orang tidak dikenal menyerang personel Yanma Polda Sumut Aiptu Martua Sigalinggung yang bertugas di pos jaga pintu keluar Mapolda Sumut.
 
Akibat penyerangan tersebut, Aiptu Martua Sigalingging meninggal dunia karena mengalami luka yang cukup parah di dada, tangan dan lehernya. Namun kedua pelaku berhasil dilumpuhkan oleh personel Satuan Brimob yang berjaga di pintu masuk Mapolda Sumut. Seorang pelaku tewas dan seorang luka terkena tembakan. (BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Berkah Ramadan, SMP Muhammadiyah 05 Medan Berbagi Sembako dan Takjil ke Warga Sekitar
Komunitas Peduli Seniman Sumut Kutuk Teror Kepala Babi dan Bangkai Tikus ke Jurnalis Tempo
SMP Muhammadiyah 05 Medan Gelar Ramadan Ceria Penuh Berkah
Hadapi Krisis Pangan Global, Pemerintah Pastikan Produksi Beras Nasional Surplus
Pengelola Lapak Judi dan Sabung Ayam Teror dan Serang Panti Asuhan YPPK di Desa Helvetia
Malaysia-Filipina Krisis Pangan, Bapanas Sebut RI Surplus Stok Beras 5 Juta Ton
komentar
beritaTerbaru
hit tracker