Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pakpak Bharat bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menggelar Operasi Pasar Murah (OPM).
Bahan kebutuhan pokok bersubsidi dari Pemerintah berupa paket yang berisikan beras sebanyak 2 kilogram, minyak goreng kemasan dua liter, sirup 1 botol dan gula pasir 2 kilogram secara simbolis diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Pakpak Bharat Ir H Maju Ilyas Padang kepada warga perwakilan dari Kecamatan Salak, Pergetteng-getteng Sengkut, Sitellu Tali Urang Julu, Tinada, Siempat Rube dan Pagindar yang dipusatkan di halaman kantor Camat Salak. Sementara untuk Kecamatan Kerajaan dan Sitellu Tali Urang Jehe akan berpusat di Kantor Camat Sitellu Tali Urang Jehe.
Setiap paket dibandrol dengan harga 55 ribu rupiah, harga tersebut lebih murah dari harga sewajarnya yang mencapai seratus ribu lebih karena mendapat subsidi.Warga hanya cukup menyerahkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada panitia dan selanjutnya mereka dapat membeli paket bersubsidi tersebut.
Menurut Wabup, sebagaimana diketahui selama bulan ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri, berbagai kebutuhan pokok masyarakat harganya cenderung naik atau mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan."Meskipun jumlahnya terbatas dan tidak akan mencukupi kebutuhan masyarakat namun dengan adanya pasar murah tersebut dapat meringankan beban keluarga kurang mampu," ujarnya seperti dilansir dari laman resmi pakpakbharatkab.go.id, Minggu (18/06/2017).
Senada dengan Wabup, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pakpak Bharat Orba Mordekhai Suntuk SH MH mengatakan OPM ini digelar guna mengantisipasi kenaikan harga yang akan memasuki lebaran. “Hal ini dilakukan karena menjelang lebaran cenderung ada kenaikan harga sehingga ini adalah upaya kita untuk menstabilkan harga sembako,” jelasnya.
Orba juga menjelaskan sebanyak 700-an paket akan disalurkan ke-8 kecamatan yang ada di Kabupaten Pakpak Bharat. Untuk mekanisme pasar murah, pihak kecamatan yang akan menyalurkan ke wilayahnya masing-masing.
Masyarakat terlihat sangat antusias dengan adanya OPM tersebut demi untuk mendapatkan sembako murah. Salah satunya Risdawati Tumangger warga Salak II, mengatakan sangat terbantu dengan adanya pasar murah, karena harganya dibawah harga pasar. Dia berharap agar pemerintah sering menggelar kegiatan seperti itu.“Kami sebagai masyarakat sangat terbantu sekali dan semoga pemerintah sering-sering mengadakan OPM,” tutupnya.(BS02)
Tags
beritaTerkait
komentar