Selasa, 21 April 2026

Diduga Alami Gizi Buruk, Bayi 5 Bulan Dirawat Intensif di RSUP Haji Adam Malik

Jumat, 16 Juni 2017 22:15 WIB
Diduga Alami Gizi Buruk, Bayi 5 Bulan Dirawat Intensif di RSUP Haji Adam Malik
BERITASUMUT.COM/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Friska Mawel Harefa, bayi berusia 5 bulan ini terpaksa harus mendapatkan perawatan intensif di Kelas 2 Lantai III Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Jumat (16/06/2017).Bungsu dari tiga bersaudara anak pasangan Marsinus Harefa dan Saurawaty boru Sipayung ini diduga alami gizi buruk.
 
Saurawaty menjelaskan, awalnya, Friska sakit di usia 4 bulan, dan seluruh badannya memerah. Saat diberi bedak, bukannya membaik, melainkan menjadi luka seperti cacar di bagian selangkangan hingga pahanya."Badannya terkelupas, rewel, mencret dan suhu tubuhnya juga naik turun," ujarnya kepada wartawan.
 
Sebelumnya, Saurawaty sudah membawa anaknya berobat ke Puskesmas Pasar III, Tanjungsari. Namun oleh Puskesmas dirujuk ke RSUP Haji Adam Malik. Warga Jalan Setia Budi, Gang Seroja, Kelurahan Tanjungsari, Medan Selayang mengaku sangat berharap uluran tangan pemerintah untuk membantu pembiayaan karena statusnya merupakan pasien umum."Kami beranikan diri membawa Friska ke rumah sakit. Kami butuh uluran pemerintah, dan saat ini sudah kami laporkan ke pemerintah setempat, tapi belum ada jawabannya," keluhnya.
 
Kasubag Humas RSUP Haji Adam Malik, Masahadat Ginting saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pasien atas nama Friska Mawel Harefa masuk rumah sakit pada pukul 00.53 WIB. Saat ini, bayi itu sedang dirawat secara intensif oleh tim medis.
 
Masahadat mengatakan, diagnosa sementara dari medis, Friska menderita sepsis (infeksi) + gizi buruk + kwasaki (peradangan pada dinding pembuluh darah di seluruh tubuh). Namun hasilnya sebenarnya, masih menunggu pemeriksaan lanjut dari pihak medis."Pasien masih ditangani dokter spesialis anak karena kondisi umum jelek sekali. Si pasien tidak tercover BPJS Kesehatan karena di sini pembiayaannya masih umum dan kita gak tau bagaimana nantinya," katanya.
 
Terpisah, Lurah Tanjungsari, Kecamatan Medan Selayang, Lilik, mengakui sudah mengetahui bocah tersebut sakit, dan diduga karena penyakit gizi buruk. Pihaknya sudah mengurus KK anak tersebut ke Disdukcapil Kota Medan. Selanjutnya, akan mengurus kartu BPJS Kesehatan ke Dinas Sosial Kota Medan, supaya masuk menjadi peserta BPJS Kesehatan.
 
"KK-nya sudah kita urus hari ini, kartu BPJS Kesehatan juga akan kita urus Senin. Dulu memang pernah melaporkan ke kelurahan sebelum bayi lahir, masih anak pertamanya. Tapi kita minta surat pindah dari daerah asal, tidak ada, makanya kita minta untuk mengurus surat pindah terlebih dahulu," katanya.
 
Sejak mengetahui bayi tersebut mengalami penyakit yang dideritanya, pihaknya langsung berkordinasi dengan Puskesmas setempat. Bahkan, pihaknya ikut mengantarkan bocah tersebut ke RSUP Haji Adam Malik untuk mendapatkan perawatan intensif."Kita usahakan agar kartu BPJS Kesehatannya bisa siap segera," pungkas Lilik.(BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Kepala Dinas Kesehatan Tegaskan Komitmen Pelayanan Pasca-libur Lebaran
BPJS Kesehatan Pastikan Akses Layanan JKN Tetap Terbuka Selama Libur Lebaran
Sidak RSUD Djoelham, Wawako Binjai Pastikan Semua Pelayanan Setara
Wakil Walikota Medan Resmi Berkantor di Rumah Sakit Pirngadi
Walikota Medan Tekankan Pentingnya Pelayanan Kesehatan yang Humanis
Gubernur Sumut Gerak Cepat Beri Solusi Masalah Kesehatan di Nias Utara
komentar
beritaTerbaru
hit tracker