Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sejak Kota Medan sudah mendapatkan zona merah dalam kasus peredaran narkoba, Polrestabes Medan bersama jajarannya memperkuat komitmen untuk melakukan penindakan tegas kepada pengedar narkoba di Medan. "Untuk itu, setiap kampung rawan narkoba mendapatkan perhatian penuh dari petugas Polrestabes Medan," ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Sandi Nugroho kepada wartawan di Mapolrestabes Medan, Jumat (19/05/2017).
Menurut Sandi, dengan langkah tegas yang dilakukan itu, para pengedar narkoba yang kebanyak dari daerah lain akan berpikir untuk bertransaksi narkoba di Kota Medan salah satu kota terbesar di Indonesia. "Tidak ada lagi kompromi dengan peredaran narkoba di Medan. Polisi akan menindak tegas dengan cara menembak mati," tegas mantan Kapolsek Medan Baru ini.
Sandi melihat, selama ini, peredaran narkoba yang dikendalikan jaringan internasional itu bukan semakin surut. Malahan peredaran narkoba semakin tinggi dan tidak terkendali sama sekali. Bahkan, kalangan remaja juga sudah banyak sebagai pengedar maupun kurir sabu untuk mendapatkan keuntungan yang cukup banyak. "Para jaringan narkoba memanfaatkan remaja sebagai pecandu bahkan sebagai pengedar," bebernya.
Seperti yang terjadi baru-baru ini, tutur Sandi, polisi terpaksa melakukan penembakan kepada pelaku pengedar sabu yang melakukan perlawanan kepada petugas. "Saya harapkan adanya peran dari masyarakat untuk membantu polisi dalam pemberantasan narkoba di kampung maupun di lingkungannya sendiri," pungkasnya. (BS04)
Tags
beritaTerkait
komentar