Minggu, 26 April 2026

Digigit Anjing, Warga Tapanuli Utara Meninggal Dunia

Jumat, 17 Maret 2017 22:30 WIB
Digigit Anjing, Warga Tapanuli Utara Meninggal Dunia
BERITASUMUT.COM/IST
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Warga Tapanuli Utara berinisial RS (13) meninggal dunia pada Senin (13/03/2017) lalu. RS meninggal setelah sebe-lumnya digigit anjing yang diduga membawa penyakit rabies.
 
Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Sumatera Utara (Sumut) NG Hikmet menerangkan, meninggalnya RS bermula ketika pada bulan November 2016 lalu, ia terkena gigitan seekor Anjing.
 
Ia menjelaskan, meski pada saat itu korban sempat berobat ke bidan swasta namun ia tidak di vaksin. Sehingga akibat gigitan tersebut, korban mengalami gejala rabies dan sejak 10 sampai 12 Maret 2017 telah menggigit sebanyak 11 orang.“Ada 11 orang yang digigit korban.  Tujuh dibawa ke RSUD Tarutung dan empat dibawa ke Puskesmas. Semuanya diberi Vaksin Anti Rabies (VAR) dan pulang. Namun, tetap dalam pemantauan petugas kesehatan di wilayahnya masing masing,” ujar Hikmet, Jumat (17/03/2017).
 
Sedangkan mengenai Anjing yang menggigit korban, Hikmet menjelaskan, karena kasusnya sudah lama, jadi tidak mengetahuinya. Namun, biasanya kalau Rabies paling lama 3 minggu atau 24 hari, hewannya mati.
 
Tidak hanya di Tapanulu Utara, kasus Rabies tahun ini karena gigitan Anjing juga terjadi di Simalungun. Hikmet mengatakan, kejadian terjadi pada bulan Oktober 2016 dimana korbannya SS (70) digigit Anjing. “Saat itu korban tidak mau di vaksin (VAR). Diketahui mengalami Rabies seminggu lalu dan saat ini sedang menjalani perawatan di RSUD Simalungun,” ujarnya.
 
Korban, lanjutnya, tinggal di perladangan atau kebun. Bahkan, korban yang mengalami Rabies sempat dikejar masyarakat dibantu petugas kepolisian sebelum dibawa ke RS UD Simalungun. “Mengenai Anjingnya juga tidak diketahui,” pungkasnya.(BS03)

Tags
beritaTerkait
Transplantasi Solusi Terbaik Penyakit Ginjal Kronis
Tindak Lanjut Dumas, Unit Reskrim Polsek Medan Tuntungan Amankan 1 Unit Mesin Judi Tembak Ikan
Terdeteksi 36 Kasus Kusta di Kota Medan, Dinkes Upayakan Kejar Eliminasi Tahun 2030
Dinkes Medan Evaluasi Pelaksanaan Deteksi Dini terhadap Penyakit Tidak Menular
Meski Belum Ada Temuan di Medan, Dinkes Medan Imbau Masyarakat Waspada Monkeypox
Resmikan DSA Radiologi Intervensi by Terawan, Walikota Medan: Beri Kepastian Dalam Diagnosa dan Penanganan Penyakit
komentar
beritaTerbaru
hit tracker