Senin, 20 April 2026

Hilang 9 Jam, Pemuda Asal Namorambe Ditemukan Jadi Mayat di Pantai Labu

Selasa, 14 Maret 2017 22:30 WIB
Hilang 9 Jam, Pemuda Asal Namorambe Ditemukan Jadi Mayat di Pantai Labu
BERITASUMUT.COM/BS05
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Marsuhendrik (33) buruh bangunan warga Lorong Tambi, Perumahan Suka Tanam, Pasar II, Kecamatan Namorambe ditemukan tewas di tepi laut Dusun II, Desa bagan Serdang, Kecamatan Pantai Labu pada Senin (13/3/2017).
 
Informasi dihimpun Selasa (14/3/2017) menyebutkan, Marsuhendrik bersama ketiga adiknya masing-masing Marsahputra (30) tukang becak warga Binjai, Riadi (25) buruh bangunan dan Riansyah (20) keduanya warga Gang Perwira, Desa Mekar Sari, Kecamatan Deli Tua tiba di lokasi dengan mengendari sepeda motor.
 
Sesampainya di lokasi, Marsuhendrik langsung mencari kerang. Sementara Marsahputra dan Riadi memancing dan Rainsyah tetap menjaga sepeda motor.Namun saat sedang asik memancing, tiba-tiba Marsahputra dan Riadi dikagetkan hilangnya Marsuhendrik. Keduanya pun berusaha mencari. Namun karena air laut sedang pasang, Marsahputra dan Riadi pun naik ke tepi pantai dan memberitahukan jika Marsuhendrik hilang kepada Riansyah. Selanjutnya ketiga bersaudara itu melaporkan kejadian itu kepada masyarakat sekitar dan Kepala Desa.
 
Mendapatkan laporan, Marsuhendrik hilang saat mencari kerang, masarakat pun melakukan pencarian. Selang tak berapa lama personil Polsek Beringin yang mendapatkan informasi tiba di lokasi dan melakukan pencarian di sepanjang pantai.
 
Mayat Marsuhendrik ditemukan Irianto alias Iyan (46) nelayan warga sekitar yang sedang mencari kayu dengan posisi miring yang berjarak sekira 1 Km dari lokasi korban mencari kerang. Selanjutnya mayat Marsuhendrik dibawa ke rumah adiknya menggunakan mobil patroli Polsek Beringin.
 
Riadi, adik korban mengatakan Marsuhendrik mengidap penyakit sawan (epilepsi) yang sewaktu-waktu bisa kambuh sehingga kuat dugaan korban tenggelam dan hanyut saat penyakit sawannya kambuh.
 
Kapolsek Beringin AKP Rika S Sigalingging melalui Kanit Reskrim Ipda J Sianturi menerangkan pihak keluarga korban tidak keberatan dengan meninggalnya korban. “Pihak keluarga korban tidak keberatan atas meninggalnya korban dan tidak bersedia mayat korban diotopsi dengan membuat surat pernyataan,” tegasnya. (BS05)

Tags
beritaTerkait
Dari Pesisir Sunyi ke Panggung Negeri: Kisah Patimah MPd Bawa Wanita Pantai Labu Berdaya
Bos PT Bumi Resources Dileep Srivastava Meninggal Dunia
Pj Gubernur Sumut Sampaikan Duka Cita Atas Berpulangnya Istri Alm Raja Inal Siregar
Menlu Berduka atas Wafatnya Diplomat Senior Hasjim Djalal: Kami Kehilangan
Wakapolres Belawan Meninggal, Kapolda Sumut: Polri Kehilangan Sosok Perwira Teladan
Presiden Jokowi Sampaikan Dukacita atas Wafatnya Ekonom Faisal Basri
komentar
beritaTerbaru
hit tracker