Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Bencana tanah longsor yang terjadi pada Selasa (7/3/2017) sekira pukul 01.00 Wib mengakibatkan Jalan Provinsi di Desa Gunung Seribu, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Deli Serdang lumpuh total selama hampir 8 jam. Disebabkan tertimbun material longsor seperti batu, batang pohon dan lumpur.
Seketaris Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang Darwin Surbakti MM pada Rabu (8/3/2017) mengatakan jalan Provinsi yang tertimbun material longsor ini sepanjang sekira 30 meter dengan ketebalan 30 cm dan 100 cm."Jalan Provinsi yang tertimbun material longsor ini menghubungkan tiga Kabupaten yakni Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Tanah Karo. Longsor terjadi akibat hujan deras yang turun sejak sore hari," jelas Darwin.
Menurut Darwin, akibat jalan tertimbun material tanah longsor, akses jalan tertutup. Jalan baru bisa dilalui kendaraan setelah warga sekitar bersama Muspika dan petugas BPBD Deli Serdang gotong royong membersihkan material longsor.
"Sekira jam 4 pagi Camat mendapat laporan dari masyarakat jika ada longsor, sekira jam 6 pagi masyarakat, Muspika dan petugas BPBD Deli Serdang gotong royong membersihkan material longsor dengan peralatan sederhana. Sekira jam 9 pagi jalan bisa dilalui kendaraan. Akibat akses jalan tertimbun tanah longsor aktifitas masyarakat seperti berangka kerja mau pun sekolah terganggu," jelas Darwin.
Selain mengakibatkan lumpuhnya akses jalan, menurut Darwin, longsor juga mengakibatkan terjadinya pemadaman listrik karena ada tiang listrik yang miring kearah badan jalan."Ada satu tiang listrik yang miring sehingga listrik sempat padam. Sekira jam empat sore listrik sudah normal setelah dilakukan perbaikan oleh petugas PLN," terang Darwin.
Lanjut Darwin, satu unit alat berat jenis buldoser milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Deli Serdang sudah tiba dilokasi. Namun belum bisa digunakan karena khawatir terjadi longsor susulan."Alat berat sudah diturunkan pada sorenya namun belum bisa digunakan karena khawatir terjadi longsor susulan. Kemungkinan besok pagi alat berat sudah bisa digunakan untuk pembersihan total material longsor, jika dibutuhkan alat berat akan ditambah," jelasnya.
Darwin menghimbau masyarakat agar waspada terjadinya longsor susulan. "Dihimbau kepada masyarakat untuk waspada terjadinya longsor susulan jika hujan deras turun," himbau Darwin Surbakti. (BS05)
Tags
beritaTerkait
komentar