Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kebijakan Pemerintah yang menaikkan harga berbagai macam kebutuhan masyarakat, seperti naiknya tarif dasar listrik, air minum, naiknya harga BBM dan sebagainya menuai aksi protes dari ratusan massa DPD II Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Kota Binjai. Dalam aksinya, HTI kota Binjai menggelar demo tolak kebiijakan poemerintah di depan kantor DPRD kota Binjai, Selasa (17/01/2016).
Massa Hizbut Tahrir Indonesia ini menolak kebijakan Neoliberalisme yang dilakukan pemerintah. Mereka menganggap awal tahun 2017, merupakan Kado Pahit bagi warga Indonesia. "Awal tahun 2017 merupakan kado pahit bagi warga Indonesia, dimana listrik dinaikkan, sembako, pajak dan hutang semanya naik. Ini bukti Rezim Jokowi-JK Pengkhianat," ujar Ade Fitrio yang juga orator di demo tersebut.
Selain mengkritik kebijakan pemerintah, massa HTI Binjai juga juga menuntut untuk segera menegakkan Syariah dan Khilafah. "Neoliberalisme Melahirkan kebijakan yang menyengsarakan rakyat. Pemerintah tidak berpihak kepada rakyat, bahkan Pemerintah dengan tega menaikkan kebutuhan rakyatnya sendiri. Apa akan menunggu azab Allah datang kepada kita," kata Ade Fitrio yang diiyakan massa.
Lebihlanjut dikatakan Ade, karenanya kami menghimbau kepada aparat kepolisian dan seluruh masyarakat, untuk bergerak bersama kami dan memperjuangkan nasib rakyat. Namun kenyataannya, dalam aksi tersebut pengunjuk rasa merasa kecewa, karena tidak seorang pun anggota dewan dari DPRD kota Binjai yang mau menemui mereka.
"Kami kecewa karena tidak seorang pun wakil rakyat yang menemui kami. Alasan mereka semua di Jakarta, sementara kami tidak tahu kebenarannya," bebernya lagi. Karena tidak berhasil menemui wakil rakyat, akhirnya massa HTI Binjai membubarkan diri secara tertib, dan selanjutnya mereka berorasi ke mesjid Agung Binjai. (BS08)
Tags
beritaTerkait
komentar