Kamis, 30 April 2026

Diiming-imingi Kerja di Malaysia, 8 Bulan Istri Silitonga Tak Ada Kabar

Senin, 16 Januari 2017 22:15 WIB
Diiming-imingi Kerja di Malaysia, 8 Bulan Istri Silitonga Tak Ada Kabar
BERITASUMUT.COM/BS04
Demisien JH Silitonga menunjukkan surat SP2HP.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Demisien JH Silitonga (37) warga Jalan Kramat Indah Dusun III, Selambo, Kecamatan Percut Seituan terlihat mendatangi Gedung Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Poldasu. Kedatanganya tak lain untuk menanyakan hasil perkembangan penyelidikan soal laporan: LP/1630//XII/2016/SPKT III tgl 15 Desember 2016 tentang dugaan tindak pidana perdagangan orang.
 
Saat ditemui wartawan, Senin (16/01/2017), ayah tiga anak ini menceritakan, laporan pengaduannya itu bermula saat istrinya, Ratini (34) diimingi-imingi oleh Yuli yang mengaku sebagai agen penyalur TKI untuk bekerja di Malaysia sekitar Mei 2016. Oleh Yuli, istri pelapor dijanjikan akan menerima upah sebesar RM 1000/bulan sebagai pembantu rumah tangga (PRT).
 
"Untuk meyakinkan saya dan istri saya dia (Yulia) mengatakan kalau agen penyalur TKI ini resmi dan bekingi oknum TNI berpangkat Kolonel. Saya dan istri saat itu yakin," jelasnya.
 
Sebelum istri pelapor berangkat ke Malaysia ada beberapa perjanjian yang telah disepakati ke dua belah pihak. Di antaranya, setelah tiga bulan istrinya bekerja baru boleh dihubungi atau menghubungi. Kontrak kerja sekitar dua tahun. Dan gaji dalam 3 bulan bekerja sepenuhnya dipotong pihak penyalur.
 
Perjajian sudah disepakati, istri pelapor pun pamit untuk bekerja di Malaysia. Tiga bulan berjalan, pelapor berusaha menghubungi istrinya. Namun, tidak tersambung. Penasaran ingin mengetahui kabar istrinya pelapor langsung menanyakannya ke Yuli.Namun, Yuli seakan buang badan dan mengatakan kalau itu bukan tanggungjawab dia lagi. "Saya sudah berulang kali menanyakan ke Yuli namun dia mengatakan bukan tanggungjawabnya lagi. Kata Yuli istri saya di Malaysia sudah ada yang menampung," urainya.
 
Tak putus asa, pelapor juga berusaha melaporkan kejadian ini ke pihak BP3TKI dan Imigrasi. Namun tak juga menemukan titik terang. Hingga akhirnya pelapor melaporkan peristiwa ini ke Subdit IV/Renakta Ditreskrimum Poldasu. "Saya mohon agar pihak kepolisian secepatnya bisa mengungkap keberadaan istri saya," sebutnya.
 
Sementara itu, Kasubdit IV/Renakta Ditreskrimum Poldasu, AKBP Sandy Sinurat, ketika dikonfirmasi mengatakan kasus ini masih dalam penyelidikan. Pihaknya menduga korban saat ini masih berada di Malaysia."Memang agak sulit diungkap, karena kita butuh keterangan korban. Dugaan sementara korban masih di Malaysia diamankan sindikat penampung TKI ilegal," pungkasnya. (BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 12 Kg Sabu Asal Malaysia
Pemprov Sumut Pulangkan 141 Korban TPPO dari Myanmar
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 3 Calon Pekerja Migran Ilegal ke Malaysia
Penyelundupan 25 Kg Sabu dari Malaysia di Perairan Batubara Digagalkan, 3 Kurir Ditangkap
Penembakan WNI di Malaysia, Presiden Prabowo Percaya Investigasi akan Transparan
Jenazah WNI Korban Penembakan Aparat Malaysia Tiba di Pekanbaru
komentar
beritaTerbaru
hit tracker