Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pohon berusia ratusan tahun yang berada di Lapangan Merdeka, Jalan Balai Kota Medan, tumbang. Peristiwa naas yang menelan 4 korban luka-luka, hancurnya 2 unit mobil pribadi dan sepeda motor masyarakat ini mendapat perhatian dari Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu.
Zulkifli yang mengunjungi langsung lokasi kejadian, menduga tumbangnya pohon dikarenakan akar pohon yang mengering akibat tidak adanya air yang masuk ke akar.
"Itukan akar-akarnya sudah ditutup oleh semen. Jadi akarnya tidak kuat lagi menahan batangnya," ujar Zulkifli saat memantau pengerjaan pembersihan batang pohon di lokasi kejadian, Senin (09/01/2017).
Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan ini berujar bahwa pihaknya sebelumnya sudah mengkordinasikan hal ini kepada pihak manajemen pengelola Merdeka Walk. Dia mengakui jika pohon ini memang butuh perawatan, karena usianya yang sudah mencapai ratusan.
"Akar itu tidak boleh ditutup oleh semen. Kenapa? Supaya akar itu juga butuh pernafasan, ditambah lagi pohon ini sudah tua," jelasnya. Zulkifli menyebutkan bahwa ke depannya pihaknya akan mengkaji kondisi pohon yang ada di sekitar Merdeka Walk. Selain melihat proses evakuasi, Zulkifli juga memantau beberapa pohon yang kondisi akarnya yang tertutup oleh semen.
"Lihat ini, kan tertutup dia. Sudah kering ini," ungkapnya sembari menunjuk ke arah akar pohon di pintu masuk Merdeka Walk.
Sementara itu, Walikota Medan HT Dzulmi Eldin mengatakan persoalan pohon tumbang yang terjadi di sepuatran Lapangan Merdeka, tepatnya di Merdeka Walk Medan adalah tugas dan tanggungjawab dari Dinas Pertamanan. Eldin menyebutkan, perawatan pohon-pohon itu dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pertamanan.
"Mungkin kekuatan angin malam. Jadi pas paginya tumbang. Kita sudah minimalisirnya. Sudah turunkan tim untuk meneliti apakah pohon itu masih mampu bertahan atau tidak," katanya menjawab pertanyaan wartawan soal perawatan pohon-pohon di Kota Medan. (BS04)
Tags
beritaTerkait
komentar