Sabtu, 02 Mei 2026

Poldasu Belum Mampu Ungkap Kasus Perampokan Karyawan Carrefour, Ayah Korban Kecewa

Selasa, 27 Desember 2016 22:30 WIB
Poldasu Belum Mampu Ungkap Kasus Perampokan Karyawan Carrefour, Ayah Korban Kecewa
BERITASUMUT.COM/BS04
Muhamad Ridwan terbaring di rumah sakit.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Seorang karyawan Carrefour, Muhamad Ridwan (23) setengah bulan lalu diculik dan dianiaya disertai perampokan.Namun hingga kini, Polda Sumut (Poldasu) belum juga mampu menangkap para pelaku. Hal ini membuat ayah kandung korban, Rakino (50), kecewa dengan kinerja Poldasu.
 
"Kecewa sekali dengan pihak kepolisian yang sampai saat ini belum berhasil meringkus perampok yang menganiyaya dan merampas kereta putra saya, Muhammad Ridwan. Terlebih ketika kedua bola mata anak saya nyaris buta dibuat mereka," ujar Rakino saat dihubungi wartawan via seluler, Selasa (27/12/2016).
 
Padahal, kata Rakino, para pelaku diketahui bersembunyi di Kota Medan dan bahkan posisinya di depan mata."Kalau memang mau mereka (Poldasu) menangkapnya, pasti para pelaku sudah tertangkap. Orang mereka ada di depan mata, di rumah mereka masing-masing. Tapi ini tidak, tidak tahu kenapa," keluhnya.
 
Rakino pun menduga, jika polisi enggan merespon penganduan anaknya lantaran mereka bukan orang yang berkecukupan.Untuk itu, dia berharap kepada Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel agar segera menangkap pelaku yang merampok dan menganiyaya anaknya. "Selain kepada Bapak Kapoldasu, kami tidak tahu lagi harus minta tolong sama siapa di negeri ini. Semoga beliau mendengar  harapan kami," harapnya.
 
Terpisah, Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan ketika dikonfirmasi mengenai kasus itu, mengatakan pihak kepolisian sudah mengantongi identitas pelaku dan akan segera meringkusnya."Seperti itu tadi kata Kasubdit III/Jahtanras AKPB Faisal Napitupulu ketika saya telpon melalui telpon seluler barusan. Jadi ya sudah, sama-samalah kita tunggu," jelasnya.
 
Diketahui sebelumnya, Muhammad Ridwan (21), pegawai Carrefour diculik dan disekap oleh komplotan begal di Jalan Gatot Subroto persis di depan gerbang Carrefour, Jumat (9/12/2016) lalu. Dalam insiden itu, korban nyaris kehilangan kedua bola matanya karena dicucuk mengunakan senjata tajam (sajam). Korban diseret ke dalam mobil dan dibawa ke perkebunan sawit di daerah Kabupaten Langkat.
 
Beruntung, setelah disekap selama tiga hari, Minggu (11/12/2016) Ridwan berhasil melarikan diri. Dia pun pulang ke kediamannya dalam kondisi penuh luka. Atas kejadian itu, Selasa (13/12) orang tua korban, Rakino (65), melapor ke Polda Sumut. Laporan pengaduan itu pun diregistrasi dengan Nomor: STTLP/1624/XII/2016/SPKT I. Secara detail soal penculikan dan penyiksaan yang dialami anaknya itu, dibeber Rakino kepada polisi. 
 
Menurut Rakino, anaknya itu langsung dilarikan ke rumah sakit oleh Huriana. Sebab, kondisinya cukup parah dan sepertinya sudah setengah sadar."Anak saya disiksa begitu. Makanya, saya mohon kepada Bapak Kapolda Sumut untuk menangkap seluruh pelaku yang melakukan penculikan terhadap anak saya," harap Rakino.
 
Sementara Kasubdit III/Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut, AKBP Faisal Napitupulu menyebut pihaknya sudah menerima laporan tersebut dan segera menindaklanjuti.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Wanita Warga Menteng Medan Tewas Dirampok Kekasih, Jasadnya Dibuang ke Kebun Tebu Diski
Presiden Prabowo Pimpin Rapat Terbatas Bahas Penataan Lahan Perkebunan Sawit
Prabowo Minta Kepala Daerah dan TNI-Polri Jaga Kebun Sawit: Itu Aset Negara
Pj Gubernur Bersama GAPKI Sumut Bahas Isu Terkini Terkait Sektor Sawit
Tingkatkan Patroli Malam, Tim Patroli Presisi Poldasu Amankan Sejumlah Senjata Tajam
Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Sambut Kedatangan Kapolda Irjen Whisnu Hermawan Februanto
komentar
beritaTerbaru
hit tracker