Sabtu, 25 April 2026

Polres Tobasa Dibantu Densus 88 Anti Teror Amankan 11 Warga Lampung

Selasa, 06 Desember 2016 22:30 WIB
Polres Tobasa Dibantu Densus 88 Anti Teror Amankan 11 Warga Lampung
BERITASUMUT.COM/IST
Polres Tobasa.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Polres Toba Samosir (Tobasa) dibantu Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror menangkap 11 orang asal Lampung yang mengontrak rumah milik M Siahaan di Jalan Tandang Buhit, Kelurahan Pardede Onan, Kabupaten Tobasa, tepatnya di belakang Gereja Katolik, Senin (23/12/2016) malam lalu, jam 23.00 wib.Mereka dicurigai karena melakukan aktivitas mencurigakan mengarah ke indikasi terorisme.
 
"Kecurigaan warga di sekitar tempat kontrakan warga Lampung, disebabkan perkataan dari oknum yang tidak bertanggung jawab yang menyebut mereka adalah teroris yang melarikan diri dari Siborong-borong, Tapanuli Utara (Taput). Dari hasil interogasi dan wawancara yang dilakukan Sat Intelkam Polres Tobasa dan koordinasi dengan Densus 88 AT sampai saat ini belum dapat ditemukan bukti keterlibatan mereka dalam jaringan teroris," ujar Kasubbid Penmas Bid Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan, Selasa (6/12/2016).
 
Dijelaskannya, sebelum mengontrak di rumah milik M Siahaan, ke-11 warga Lampung itu pernah mengontrak rumah di Siborong-borong, Taput. Mereka bekerja sebagai sales dan mekanik dari UD Tabet Jaya yang bergerak di bidang alat-alat rumah, pengaman kompor dan penghemat kompor yang berkantor di Jalan Raya Raden Intan, Desa Negeri Jaya, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tangga Mus, Lampung.
 
Sebagai kendaraan operasional, mereka menggunakan 1 unit mobil Toyota Avanza plat kendaraan BE 2217 VW dan 6 unit sepeda motor juga berplat BE. "Itu dipakai mereka untuk menjual dan mempromosikan alat pengaman kompor gas ke desa-desa," sebut Nainggolan.
 
Selanjutnya pada Jumat (2/12/2016) lalu, Kasubdit IV Intelkam Polda Sumut mengirim pesan melalui layanan WhatsApp (WA) kepada seluruh jajaran Intelkam tentang dugaan keterlibatan jaringan terorisme yang dituduhkan oknum tak bertanggungjawab terhadap ke-11 warga Lampung itu.
 
Ke-11 warga Lampung tersebut antara lain, Syahmiri (42), Junaidi (48), Zarruddin (49), Erwinsyah (21), Fikri Irawan (17), Suprizal (22), Daniel Syahputra (30), Devi Irawan (29), Arif Riansyah (24), Azmi Ardiansyah (23), Wahyudi (28).(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Lanud Sultan Hasanuddin Bersama BNPT Gelar Sosialisasi Perkembangan dan Antisipasi Tindak Pidana Terorisme
Sambangi Polrestabes Medan, Tim Supervisi dan Penelitian Puslitbang Polri Bahas Terorisme
Kenduri Ajak Masyarakat Tanggulangi Ancaman Terorisme
TNI Antisipasi Perkembangan Ancaman Terorisme Global di Asia Tenggara
Dankoopssus TNI: TNI Siap Atasi Aksi Terorisme Mulai dari Penangkalan, Penindakan, Sampai Dengan Pemulihan
Panglima TNI Sambut Kedatangan Jenazah TNI Korban Kontak Tembak di Papua
komentar
beritaTerbaru
hit tracker