Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Pasca kasus pungutan liar (pungli) dan Operasi tangkap tangan (OTT) oleh Sat Reksrim Polrestabes Medan terhadap 3 oknum Dinas Perhubungan Provinsi di Timbangan, Sibolangit, kabupaten Deli Serdang, beberapa waktu lalu, kini Timbangan mobil pengangkut barang di Timbangan Tanjung Morawa, menuju ke Medan terlihat ditutup, Sabtu, (29/10/2016).
Tak hanya terlihat sepi, di tempat tersebut juga sudah terpasang pamlat bertuliskan 'Maaf Timbangan Rusak'. Hal ini dibenarkan oleh salah seorang penjaga Timbangan Tanjung Morawa, lelaki bermarga Samosir. Dia mengungkapkan, untuk sementara ini pihaknya belum bisa beroperasi.
"Iya, kami belum bisa melayani mobil pengangkut barang, truk, ataupun barang yang diangkutnya. Mesin timbangan kami lagi rusak," ujar Samosir.
Sementara itu, pantauan beritasumut.com, dua timbangan mobil pengangkut barang yang biasanya beroperasi di Tanjung Morawa juga tampak sepi. Truk dan mobil bermuatan barang hanya melintasi dan tidak ada tanda-tanda pemeriksaan petugas Dinas Perhubungan, seperti biasanya.
"Kalau tutup, kami jadi lumayanlah bang. Tidak masuk Timbangan truk kami ini bang. Biasanya setiap masuk timbangan, kami bayar uang muatan barang kepada petugas Dinas Perhubungan yang jaga," ujar Heru, salah seorang sopir Coltdiesel yang melintas di Timbangan Tanjung Morawa.
Saat disinggung mengenai nominal membayar ke petugas tersebut, Heru menyebutkan angka tinggi. "Biasanya saya bayar Rp 150ribu sekali melintas," pungkasnya.(BS04)
Tags
beritaTerkait
komentar