Selasa, 28 April 2026

Hari Ulos 2016, Gubsu Berharap Ulos Bisa Mendunia

Senin, 17 Oktober 2016 22:35 WIB
Hari Ulos 2016, Gubsu Berharap Ulos Bisa Mendunia
BERITASUMUT.COM/BS03
Gubsu saat membuka perayaan Hari Ulos 2016 di Hotel Danau Toba International, Senin (17/10/2016).
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara Ir HT Erry Nuradi MSi berharap kain tenun khas Batak, Ulos bisa mendunia dan dikenakan oleh tokoh-tokoh dunia. Hal itu disampaikannya pada sambutan perayaan Hari Ulos 2016 di Hotel Danau Toba International, Senin (17/10/2016). 
 
Hadir pada acara tersebut Wakil Ketua DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas, Anggota  DPD RI lainnya Dedi Iskandar Batubara, Parlindungan Purba, dan anggota DPR RI Roslinda Marpaung, Dirjen IKM (industri kerajinan menengah) Kementerian Perindag Gati Wibawa Ningsih, Ketua Persatuan Batak Indonesia Rai Sinambela, mewakili FKPD Provsu Polda Sumut Kombes Pol Roslinda Sianturi, Kodaam I/BB Kol Infantri N Sitorus, tokoh masyarakat RE Nainggolan, Wilmar Simanjuntak, Ketua Panitia Heni Magnalena Pasaribu.
 
Menurut Gubsu, ulos memiliki sejarah panjang yang sangat penting bagi masyarakat batak, kain yang awalnya sebagai untuk menghangat tubuh saat udara dingin, kini sudah menjadi tren dan gaya hidup."Sudah mulai banyak pakaian yang menggunakan ulos seperti jas, kemeja hingga gaun sehingga memiliki daya tarik dan daya jual tinggi," jelasnya.
 
Bahkan Presiden RI Joko Widodo dan para menteri serta kepala daerah, kata Gubsu sangat suka dan bangga memakai pakaian berbahan ulos saat menghadiri perayaan karnaval kemerdekaan RI pada tanggal 21 Agustus lalu.Untuk itu sebagai pemimpin Sumut, Gubsu sangat antusias untuk semakin meningkatkan dan mempromosikan ulos ke mancanegara. 
 
Selain itu Gubsu juga berharap mendapat dukungan pemerintah pusat melalui Dirjen IKM untuk mempromosikan produk-produk tanah air termasuk ulos.Meski demikian Gubsu menegaskan agar produk UKM khususnya ulos jangan dibeli oleh pengusaha luar negeri dan labelnya diganti dengan merek terkenal."Ironisnya bangsa kita sangat bangga akan merek label luar negeri khususnya tekstil, tanpa mereka tau kalau itu produk negeri sendiri," jelasnya. 
 
Sementara itu, anggota DPR RI Roslinda Marpaung menjelaskan, ia dan lembaganya akan berupaya agar ulos masuk dalam Unesco sebagai warisan Budaya Tak Benda Indonesia di dunia. "Karena ulos telah ditetapkan menjadi warisan Budaya Tak Benda Indonesia sejak dua tahun lalu tepatnya tanggal 17 Oktober 2014 di museum Nasional Jakarta. Ini memotivasi kita sebagai masyarakat batak untuk mendapat dukungan dari Pemerintah ke Unesco,"jelasnya.
 
Hal ini dibenarkan oleh Tokoh Masyarakat Wilmar Simanjuntak bahwa ulos yang awalnya untuk penghangat tubuh oleh orang tua terdahulu, kini disukai orang banyak. "Bahkan tak hanya suku batak juga suku lain. Untuk itu kami sebagai putra batak sangat mendukung bila Ulos masuk di Unesco," pungkasnya. (BS03)
 

Tags
beritaTerkait
Gubernur Sumut Akan Kuliahkan Kakak Beradik Yatim Piatu di Nias, Hingga Tamat
Hadiri Governansi Insight Forum OJK, Pj Gubernur Pamit ke Komunitas Jasa Keuangan dan Perbankan Sumut
 Pj Gubernur Sumut Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan Paslon Gubernur dan Wagub Terpilih Sumut Hasil Pilkada 2024
Ikuti Paripurna Pengumuman Penetapan Gubsu-Wagubsu Terpilih, Bobby Nasution: Insya Allah Amanah Ini Kami Jalankan Sebaik-baiknya
Gugatan Edy Rahmayadi soal Hasil Pilgub Sumut di MK Kandas
Anwar Usman Tak Ikut Putuskan Sengketa Pilgub Sumut Sebab Bobby Pihak Terkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker