Kamis, 06 Agustus 2026

Gara-gara HP Murah, Gadis yang Tinggal di Bajak II Amplas Ini Malah Ketipu

Senin, 19 September 2016 22:20 WIB
Gara-gara HP Murah, Gadis yang Tinggal di Bajak II Amplas Ini Malah Ketipu
BERITASUMUT.COM/BS04
Fita bersama orangtuanya saat melapor ke Polsek Patumbak.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Niat hati memiliki ponsel merk Samsung dengan harga murah, Fita Mawardani (18) justru harus menelan kekecawaan. Gadis berparas manis yang tinggal di Jalan Bajak II, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas hanya bisa menyesali uangnya melayang begitu saja.
 
Ceritanya, pada 1 Agustus 2016 lalu, korban tergiur dengan penawaran dari akun BlackBerry Messenger (BBM) bernama Online Hj Harianti yang menawarkan HP Sambung Galaxy Note 7 di bawah harga standard.Dalam pesan BBM tersebut, pemilik akun Online Hj Harianti menawarkan 
 
HP merk Samsung Galaxy Note 7 dengan harga Rp 4,2 juta, sementara harga asli barunya di toko sebenarnya Rp 10 juta lebih.Ditambah lagi, status Hj di akun BBM tersebut membuat dia tak berpikir panjang lagi."Antara Fita dan penjual pun terjadi deal. Ia diminta mentransfer uang muka. Besarnya Rp 2,8 juta. Sedangkan sisanya akan ditransfer setelah HP yang dipesan sudah tiba," kata korban menirukan pesan akun BBM Online Hj Harianti.
 
Berikutnya, karena telah deal, Fita pun mentransfer uang Rp2,8 juta tersebut ke rekening BRI No.763801003015537 yang disodorkan pelaku atas nama Nuristi Roah, hari itu juga pada tanggal 1 Agustus 2016.
 
Namun, lanjut Fita, keesokan harinya (2 Agustus) akun BBM Online Hj Harianti menghubunginya lagi dan meminta dikirimkan uang pada Rekening yang sama. Lantas, korban mengirimkan sisanya sebesar Rp 1,4 juta. Jadi, total yang sudah ditranfer korban sebesar Rp4,2 juta.
 
Bakal memiliki gadget keren, hati Fita pun berbunga-bunga. Namun kenyataan berbicara lain, karena pihak yang mengaku penjual HP merk Samsung itu tak lagi bisa dihubungi. Awalnya Fitapun tetap bersabar.Setelah sekian lama ditunggu-tunggu, HP yang dipesan tak kunjung tiba. Sadar sudah jadi korban penipuan, akhirnya Minggu (18/09/2016) malam kemarin, Fita didampingi kedua orangtuanya, Zusriati (38) Sunardi (42) melapor ke Polsek Patumbak."Pemilik Online Hj Harianti dihubungi berulang kali tidak bisa lagi HP terus tidak aktif bang," ungkap Fita kepada wartawan.(BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Ditipu Rekan Bisnis, Pengusaha Ayam Potong Rugi Hingga Rp 24 Juta
Janji Bisa Masukkan Tenaga Honor di Kantor Gubsu, Seorang PNS Ditangkap Polisi
Ditipu Sopir Angkot, Turis Asal Belgia Lapor ke Polsek Sunggal
komentar
beritaTerbaru
hit tracker