Senin, 27 April 2026

Presiden Filipina: Indonesia Bukan Hanya Rekan, Tapi Saudara Filipina

Sabtu, 10 September 2016 11:18 WIB
Presiden Filipina:  Indonesia Bukan Hanya Rekan, Tapi Saudara Filipina
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengemukakan, ikatan antara Indonesia dan Filipina sudah berlangsung sejak lama. Ia menegaskan, hubungan Indonesia dengan Filipina adalah sangat berharga.

“Indonesia bukan hanya rekan tetapi saudara. Indonesia, yakinlah bahwa ada dukungan Filipina dalam mengembangkan hubungan kerja sama ini. Kami menanti kunjungan Presiden Jokowi pada saat yang tepat,” kata Presiden Duterte dalam pernyataan pers bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (09/09/2016).

Presiden Duterte menguraikan, pada tahun 1972 saat dirinya masih seorang pelajar, ada permasalahan minyak dan hampir ada krisis serta pembatasan minyak di Filipina. Tetapi, pada saat itu Pemerintah Filipina mendapatkan kepastian dari pemerintah Indonesia bahwa mereka tidak perlu khawatir jika  tidak mendapatkan minyak dari Timur Tengah.

“Dikatakan (Indonesia) bahwa Filipina akan didukung oleh Indonesia untuk isu minyak.  Itu menunjukkan bagaimana Indonesia melakukan Filipina layaknya seorang saudara yang lebih tua. Kita sangat menghargai persahabatan tersebut. Terima kasih Republik Indonesia,” ungkap Presiden Duterte, seperti dilansir setkab.go.id.

Mengenai pembicaraan bilateral dengan Presiden Jokowi, Presiden Duterte menilai sangat produktif. “Kita telah membicarakan penguatan hubungan bilateral termasuk kerja sama maritim, keamanan, dan penegakan hukum. Kita juga sepakat untuk mendorong implementasi efektif dalam kerangka kerja sama keamanan dalam menghadapi permasalahan di antara kedua negara,” kata Duterte.

Kedua negara, lanjut Presiden Duterte, juga menunjukan komitmen dalam isu maritim dan juga perairan Sulu yang menjadi perhatian bersama. Presiden Filipina itu menegaskan, sebagai dua negara kepulauan yang sangat besar maka kerja sama maritim itu sangat penting.

“Kita akan mengeksplorasi dalam bidang ini khususnya terkait dengan pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia). Tentunya akan ada pengaturan antara tenaga ahli kedua negara,” papar Duterte seraya mengungkapkan dalam pertemuan tersebut juga dibahas kerja sama perdagangan dan people-to-people contact.(BS01)

beritaTerkait
KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan
Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Tahap Akhir Tentukan Sertifikat dan Uang Saku Peserta
Menaker: Nyawa Pekerja Tak Boleh Jadi Taruhan, Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja
Jaga Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pertamina Sumbagut Borong 12 PROPER Hijau
Pertamina Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar
Pertamina Sumbagut Gandeng BKKBN Dukung Pembangunan Keluarga dan Kesejahteraan Pekerja
komentar
beritaTerbaru
hit tracker