Selasa, 11 Agustus 2026

Presiden Filipina: Indonesia Bukan Hanya Rekan, Tapi Saudara Filipina

Sabtu, 10 September 2016 11:18 WIB
Presiden Filipina:  Indonesia Bukan Hanya Rekan, Tapi Saudara Filipina
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengemukakan, ikatan antara Indonesia dan Filipina sudah berlangsung sejak lama. Ia menegaskan, hubungan Indonesia dengan Filipina adalah sangat berharga.

“Indonesia bukan hanya rekan tetapi saudara. Indonesia, yakinlah bahwa ada dukungan Filipina dalam mengembangkan hubungan kerja sama ini. Kami menanti kunjungan Presiden Jokowi pada saat yang tepat,” kata Presiden Duterte dalam pernyataan pers bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi), di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (09/09/2016).

Presiden Duterte menguraikan, pada tahun 1972 saat dirinya masih seorang pelajar, ada permasalahan minyak dan hampir ada krisis serta pembatasan minyak di Filipina. Tetapi, pada saat itu Pemerintah Filipina mendapatkan kepastian dari pemerintah Indonesia bahwa mereka tidak perlu khawatir jika  tidak mendapatkan minyak dari Timur Tengah.

“Dikatakan (Indonesia) bahwa Filipina akan didukung oleh Indonesia untuk isu minyak.  Itu menunjukkan bagaimana Indonesia melakukan Filipina layaknya seorang saudara yang lebih tua. Kita sangat menghargai persahabatan tersebut. Terima kasih Republik Indonesia,” ungkap Presiden Duterte, seperti dilansir setkab.go.id.

Mengenai pembicaraan bilateral dengan Presiden Jokowi, Presiden Duterte menilai sangat produktif. “Kita telah membicarakan penguatan hubungan bilateral termasuk kerja sama maritim, keamanan, dan penegakan hukum. Kita juga sepakat untuk mendorong implementasi efektif dalam kerangka kerja sama keamanan dalam menghadapi permasalahan di antara kedua negara,” kata Duterte.

Kedua negara, lanjut Presiden Duterte, juga menunjukan komitmen dalam isu maritim dan juga perairan Sulu yang menjadi perhatian bersama. Presiden Filipina itu menegaskan, sebagai dua negara kepulauan yang sangat besar maka kerja sama maritim itu sangat penting.

“Kita akan mengeksplorasi dalam bidang ini khususnya terkait dengan pengembangan SDM (Sumber Daya Manusia). Tentunya akan ada pengaturan antara tenaga ahli kedua negara,” papar Duterte seraya mengungkapkan dalam pertemuan tersebut juga dibahas kerja sama perdagangan dan people-to-people contact.(BS01)

beritaTerkait
Siap Jadi Motor Penggerak Investasi, Arman Chandra: Dukungan dan Kemudahan Yang Diberikan Pemko Medan Adalah Amunisi Utama Kami
Wakil Panglima TNI dan Sejumlah Pejabat Negara Terima Warga Kehormatan serta Brevet Korps Marinir
Guntur Sahputra Kembali Pimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Denai Secara Aklamasi
Perjuangan Pengacara Kondang Berbuah Hasil, Pemko Medan Rubuhkan Tembok PT SBP
Panglima TNI Hadiri Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Negara
Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 1 Masih Dibuka hingga 28 Juli 2026
komentar
beritaTerbaru
hit tracker