Selasa, 21 April 2026

Usai Turunkan Penumpang, Leonardo Dianiaya dan Dirampok di Simpang Amplas

Minggu, 28 Agustus 2016 21:14 WIB
Usai Turunkan Penumpang, Leonardo Dianiaya dan Dirampok di Simpang Amplas
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Penganiayaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Leonardo Hutasoit (25), warga Jalan Suka Dono, Gang Baru, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia mendatangi Polsek Patumbak guna membuat laporan penganiayaan dan perampokan, Minggu (28/08/2016) dini hari. Dengan wajah lebam, Leonardo yang berprofesi sebagai sopir angkutan kota (angkot) Medan Bus ini mengaku telah menjadi korban penganiayaan dan perampokan di Jalan SM Raja Simpang Amplas Medan.
 
Informasi yang diperoleh menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (27/08/2016) kemarin, sekira jam 22.00 WIB. Malam itu, Leonardo yang datang dari arah Medan dengan mengemudikan angkotnya Medan Bus BK 7764 DK dengan nomor pintu 135 itu hendak menurunkan penumpang di tempat kejadiaan perkara (TKP).  
 
Namun, ketika mobilnya berhenti. Tiba-tiba, angkotnya dikepung oleh lima orang pria tak dikenal dengan membawa balok.Di situ, setelah Leonardo selesai menerima uang dari salah seorang penumpang. Tanpa diduga, kelima pria tersebut langsung mengahajar Leonardo. Tak tahan menerima hantaman demi hantaman dari para pelaku, Leonardo pun roboh bersimbah darah di lokasi.Tak puas, para pelaku pun turut merampas uang hasil kerja kerasnya seharian penuh.
 
Tak lama berselang. Teman-teman Leonardo sesama sopir Medan Bus datang dan menolong Leonardo. Selanjutnya, Leonardo pun langsung dibawa ke RS Estomihi Medan dan diajak untuk membuat laporan ke Polsek Patumbak."Aku mengenal satu orang yang menganiaya aku dan merampas uangku itu. Salah satunya adalah  sopir angkot Medan Bus juga, dia pakai mobil dengan nomor pintu 134. Tapi aku tidak kenal namanya, namun wajahnya aku sangat tanda," ujar Leonardo kepada petugas.
 
Menurut Leonardo, dirinya tak tahu apa motif pelaku hingga tega menganiyaya dirinya."Intinya, saya tidak ada salah apa-apa bang, dan masalah dia sama saya pun saya tidak tahu. Saya bekerja jadi supir angkot hanya cari penumpang bukan cari msuh," katanya.
 
Kanit Reskrim AKP Ferry Kusnadi mengatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan atas kasus itu."Ya benar, dia (Leonardo) telah datang untuk membuat pengaduan. Laporannya akan kita tindak lanjuti," ujar AKP Ferry. (BS04)
 

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker