Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kerusuhan yang melibatkan warga Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia dengan TNI AU Lanud Soewondo, Senin (15/8/2016) lalu, masih menyisakan trauma mendalam bagi Syukur Dalimunthe (55). Pasalnya, pada saat kejadian, Syukur yang berprofesi sebagai bilal mayat ini dipaksa dan ditarik keluar dari oleh beberapa anggota TNI AU Lanud Soewondo. Tak hanya itu, di depan anak dan istrinya, Syukur mengaku disiksa oleh anggota TNI AU.
"Saat itu, saya melihat keluar apa yang terjadi. Tiba-tiba anggota TNI AU itu dengan brutal menyerang warga di sini. Saat masu masuk ke rumah, beberapa anggota TNI AU melempar atap rumah saya pakai batu besar. Lalu beberapa anggota TNI AU masuk ke rumah terus menarik saya, mereka juga memukuli saya di depan anak dan istri. Puas menyiksa, anggota TNI AU pergi meninggalkan Saya dalam keadaan tidak berdaya," ujarnya di hadapan Komnas HAM, Natalius Pigai, dalam pertemuan di Mushola Amal Sholeh, Jumat (19/08/2016).
Seperti diketahui, demo yang dilakukan oleh masyarakat Sari Rejo menolak akan dibangunnya rusunama di lahan milik warga oleh pihak TNI AU berlangsung ricuh. Tak hanya warga yang menjadi korban, dua wartawan yang sedang melakukan tugas liputa juga dihajar hingga babak belur oleh anggota TNI AU Lanud Soewondo. (BS04)
Tags
beritaTerkait
komentar