Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-FNRG (16), warga Jalan Nilam Raya, Simalingkar, yang membunuh Sandra Yolanda Duha siswi (SMP), Bharlin School, mengaku, sempat melakukan pemerkosaan terhadap korban. Ia pun mengaku sengaja membiarkan pisau tersangkut di leher korban.
"Saat diintrogasi petugas, tersangka mengaku sengaja membiarkan pisau yang menempel di leher sebelah kiri korban, untuk memastikan korban sudah tewas," kata Kapolsek Delitua AKP, Wira Prayatna, Kamis (18/08/2016).
Kapolresta Medan Kombes Mardiaz Khusin Dwihananto, mengungkapkan, kronologis pembunuhan berawal saat korban yang lagi asyik berjalan sambil memainkan HP didatangi tersangka, Senin (15/08/2016). Tersangka yang hendak pulang ke rumahnya seusai berjualan ayam potong menghampiri korban dengan pura-pura menanyakan alamat dan minta diantarakan korban ke alamat tersebut.
Namun, saat perjalanan tersangka merampas HP dan menyekap korban dan membawanya ke semak-semak di belakang rumah penjual es. Karena korban melakukan perlawanan, lalu tersangka mengeluarkan pisau yang diselipkan di pinggangnya. Tersangka pun menikam rusuk korban 2 kali. Tapi saat itu korban masih bernyawa, tersangka yang sudah kesetanan mencabut pisau dari rusuk korban dan menikamkannya ke leher korban. Mengetahui korban sudah tidak bernyawa, tersangka pun memperkosa korban.
"Tersangka meninggalkan korban dalam keadaan pisau yang masih menancap di leher korban," papar Mardiaz.(BS04)
Tags
beritaTerkait
komentar