Selasa, 28 Juli 2026

Dimarahi, Sayuti Pukul Dada Sang Ayah

Selasa, 02 Agustus 2016 21:50 WIB
Dimarahi, Sayuti Pukul Dada Sang Ayah
Beritasumut.com/BS04
Sayuti memegangi dadanya yang sakit usai dipukul anaknya
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sayuti alias Bisu (55), warga Kampung Aur, Lingkungan IV, Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun dipukul anak 
kandungnya, Gofinda (21), Selasa (02/08/2016).
 
Informasi yang didapat, kasus kekerasan ini terjadi saat Sayuti menegur Gofinda yang sering memukul adiknya. Bukannya meminta maaf, Gofinda justru melakukan perlawanan. Bahkan dada Sayuti dipukul oleh Gofinda. Akibatnya, dada Sayuti terasa sesak. Tangannya juga terluka karena terkena pecahan kaca."Sayuti terus dibawa ke Klinik Ramini di Jalan Multatuli untuk mendapat perawatan medis," ujar Marini, salah seorang tetangga Sayuti.
 
Usai melakukan pemukulan, Gofinda langsung kabur dari rumahnya. Iat tetangga lainnya mengatakan, dia melihat Sayuti dan Gofinda berkelahi hingga kaca jendela rumahnya pecah akibat perkelahian tersebut."Tapi yang namanya Sayuti sudah tua, ya pasti kalah berkelahi sama anaknya itu," cerita Iat.
 
Kepala lingkungan IV, Yahdi Sabil yang berada di lokasi menyarankan Kambang, istri Sayuti yang tak lain adalah ibu kandung Gofinda untuk membuat pengaduan ke Polsek Medan Kota. "Soalnya, Gofinda bukan sekali ini saja membuat keributan di Kampung Aur ini. Paman Gofinda yang bertugas TNI AD juga menelpon Saya, agar Gofinda dilaporkan ke polisi," terang Yahdi. (BS04)
 

Tags
beritaTerkait
Peringati HUT ke-29, Pertamina Sumbagut Gelar Nuzulul Qur’an dan Santuni Anak Yatim
Wujudkan Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian, Pemko Binjai Bersama PA Kota Binjai Laksanakan Penandatanganan Kerjasama
Serahkan Bantuan ke UPTD PS Anak dan Balita Medan, Kepala Dinas Sosial Sumut Apresiasi IWABA Medan
Lanjutkan Program UHC-JKMB, Rico Waas Apresiasi Lomba Karya Tulis Jurnalis KoJAM
Ketua DPRD Sumut Ajak KoJAM Kolaborasi Pemberitaan dan Kritik Membangun
Wartawan Diajak Ubah Musibah Jadi Berkah Lewat Lomba Karya Tulis Kojam
komentar
beritaTerbaru
hit tracker