Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Siswi SD Harapan 1 Medan Audrey Sebayang (11) kembali mengukir prestasi di tingkat provinsi dengan meraih juara pertama pada Lomba Bercerita yang digelar pada 31 Mei 2016. Atas prestasinya tersebut Audrey menjadi duta Sumut untuk mengikuti Lomba Bercerita tingkat nasional pada 14 Agustus dan diundang mengikuti Upacara 17 Agustus di Istana Negara.
Anak kedua dari tiga bersaudara buah hati pasangan Rannie Lubis dan Faisal Sebayang ini pun bersyukur atas semua prestasi yang diraihnya. Apalagi mulai kelas 4 SD, dirinya sudah meraih berbagai juara tingkat daerah, provinsi dan nasional. Pada lomba cerita rakyat pada 31 Mei, kemarin, Audrey menceritakan soal Lingga Purba kisah kakak beradik yang serakah dan saling mencelakai hanya untuk menguasai emas yang mereka dapatkan.
"Alhamdulillah, ini piala ke sembilan yang Audrey raih sejak dari kelas 4 SD. Lomba yang Audrey ikuti lomba pidato, lomba cerita rakyat dan lainnya. Lomba cerita kemarin," ujar Audrey kepada wartawan usai menerima hadiah di Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Sumut, Senin (01/08/2016).
Selain pemberian hadiah kepada pemenang Lomba Bercerita turut digelar pemberian hadian kepada pemenang lomba perpustakaan terbaik, Taman Bacaan Terbaik dan pustakawan terbaik tingkat se Kabupaten Kota se-Sumut.
Saat ini, Audrey sedang giat berlatih, berdoa dan meningkatkan mental agar bisa meraih juara dan mengharumkan nama Sumut dan Medan khususnya pada Lomba Bercerita 14 Agustus, mendatang. "Audrey optimis bisa juara. Mohon doanya. Audrey selalu ingat pesan mama dan papa, mereka bilang jangan grogi, berdoa, jangan bikin semua jadi beban. Makanya sekarang setiap Audrey tampil, semua yang nonton Audrey anggap teman, jadi enggak grogi," tutur Audrey yang juga ucapkan terimakasih kepada seluruh guru dan pelatih yang telah membimbingnya.
Audrey memiliki Motto believe in dreams. Menurut Audrey, kalau kita tekun belajar dan selalu mengingat mimpi-mimpi kita, Insya Allah bisa diraih. Audrey juga berbeda dengan kebanyakan anak lainnya.
Anak dari pasangan Rannie Lubis dan Faisal Sebayang ini lebih memilih pergi ke toko buku daripada toko mainan. Bagi gadis cilik kelahiran 9 Desember 2004 ini, buku adalah jendela dunia. Semua ilmu dan pengetahuan ada pada lembaran buku tersebut. Ilmu pengetahuan itu dapat bertahan lama, berbeda dengan mainan, masa pakainya singkat dan bisa rusak.
Rannie Lubis hanya ingin terbaik buat anak-anaknya, sehingga dia tidak memaksakan kehendaknya kepada anaknya. "Yang penting terbaik untuk mereka. Apalagi Audrey, belum kelihatan dia mau apa ke depannya, karena menurut gurunya Audrey ini multitalenta, semua bisa. Dia tidak pernah menolak yang disuruh gurunya," ungkap Rannie.
Dengan bakat yang dimiliki anaknya Rannie pun optimis kalau Audrey bisa mempertahankan Juara Nasional Lomba Cerita Rakyat yang tahun lalu diraih Sumut.
"Kita berharap Audrey bisa menjadi yag terbaik. Ya saya optimis Audry bisa mempertahankan gelar NAsional yang tahun lalu diraih seniornya disekolah," pungkasnya.
Harapan sama yang dikatakan Kepala Badan Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Sumut Ferlin Nainggolan. Mantan Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Pemprovsu ini juga optimis Audrey mampu memberikan yang terbaik untuk Sumut.
"Kita sudah lihat bagaimana seorang anak mengembangkan pribadinya tanpa ada rasa beban dan canggung. Generasi muda itu harus mampu mengaktualisasikan seluruh yangg ada sama dirinya. Kita sudah bilang tadi sama pelatih Audrey agar dikembangkan kemampuan yang sudah dimilikinya. Karena kita berharap duta-duta kita ini tidak hanya berprestasi di tingkat sumut tapi ditingkat nasional," ujarnya.(BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar