Selasa, 30 Juni 2026

Tidak Ada Referensi Hilal Awal Syawal 1437H Teramati di Wilayah Indonesia

Senin, 04 Juli 2016 23:20 WIB
Tidak Ada Referensi Hilal Awal Syawal 1437H Teramati di Wilayah Indonesia
Beritasumut.com/Ist
Pelaksanaan sidang istbat
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Pakar astronomi dari Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama Cecep Nurwendaya menegaskan bahwa tidak ada referensi empirik visibilitas (ketampanan) hilal awal Syawal 1437H bisa teramati di seluruh wilayah Indonesia pada Senin (04/07/2016).

Hal ini disampaikan Cecep saat memaparkan data posisi hilal menjelang awal bulan Syawal 1437H/2016M pada pada Sidang Itsbat Awal Syawal 1437H.“Semua wilayah Indonesia memiliki ketinggian hilal negatif. Hilal terbenam terlebih dahulu dibanding matahari,” ujar Cecep dilansir dari laman resmi kemenag.go.id.

Hadir di acara tersebu, Menag Lukman, Ketua MUI KH Makruf Amin, Ketua Komisi VIII Ali Taher, duta besar negara sahatat, pimpinan ormas termasuk NU dan Muhammadiyah, pakar astronomi dari LAPAN dan Planetarium Boscha, serta para pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama.

Baca Juga:

Menurut Cecep, penetapan awal bulan hijriyah didasarkan pada hisab dan rukyat. Proses hisab sudah ada dan dilakukan oleh hampir semua ormas Islam. “Saat ini, kita sedang melakukan proses rukyat, dan sedang menunggu hasilnya. Secara hisab, awal Syawal 1437 H jatuh pada hari Rabu. Ini informasi, konfirmasinya nunggu hasil sidang itsbat, menunggu hasil laporan rukyat,” paparnya.

Dikatakan Cecep, rukyat adalah observasi astronomis. Karena itu, lanjut Cecep, harus ada referensinya. Cecep mengatakan bahwa kalau ada referensinya diterima, sedang kalau tidak berarti tidak bisa dipakai.

Baca Juga:

Lantas bagaimana posisi hilal awal Syawal 1437H? Berdasarkan data di Pelabuhan Ratu, posisi hilal awal Syawal 1437H/2016M di Pelabuhan Ratu secara astronomis tinggi hilal minus 0,78 derajat, jarak busur bulan dari matahari 4,53 derajat, umur minus 12 menit 22 detik. Pelabuhan Ratu termasuk paling tinggi. Ijtimak terjadi setelah matahari terbenam. Jadi sejatinya hilal belum ada karena ijtimaknya saja belum.“Hilal tidak mungkin dapat terlihat sebelum terbenamnya matahari. Hilal juga tidak mungkin dapat terlihat setelah terbenam,” tambahnya.

Sementara itu, lanjut Cecep, dasar kriteria imkanurrukyat yang disepakati MABIMS adalah minimal 2 derajat atau umur bulan minimal 8 jam. Ini sudah menjadi kesepakatan MABIMS.

Sehubungan itu, kata Cecep, karena ketinggian hilal di bawah 2 derajat bahkan minus, maka tidak ada referensi pelaporan hilal jika hilal awal Syawal teramati di wilayah Indonesia. “Dari referensi yang ada, maka tidak ada referensi apapun bahwa hilal Syawal 1437H pada Senin ini teramati di seluruh Indonesia,” tandas Cecep.

Selain itu, lanjut Cecep, juga tidak ada referensi empirik visibilitas hilal jika hilal awal Syawal teramati di wilayah Indonesia. Menurut Cecep, Limit Danjon menyebutkan bahwa hilal akan tampak jika jarak sudut bulan – matahari lebih besar dari 7 derajat. Konferensi penyatuan awal bulan Hijriyah International di Istambul tahun 1978 mengatakan bahwa awal bulan dimulai jika jarak busur antara bulan dan matahari lebih besar dari 8 derajat dan tinggi bulan dari ufuk pada saat matahari tenggelam lebih besar dari 5 derajat.

Sementara rekor pengamatan bulan sabit dalam catatan astronomi modern adalah hilal awal Ramadhan 1427H di mana umur hilal 13 jam 15 menit dan berhasil dipotret dengan teleskop dan kamera CCD di Jerman.Bahkan, dalam catatan astronomi modern, jarak hilal terdekat yang pernah terlihat adalah sekitar 8 derajat dengan umur hilal 13 jam 28 menit. Hilal ini berhasil diamati oleh Robert Victor di Amerika Serikat pada 5 Mei 1989 dengan menggunakan alat bantu binokulair atau keker. (BS02)

 

Tags
beritaTerkait
Meriah! Penutupan Gemi KKD ke-9 di MAS Proyek Univa Medan, Ratusan Pelajar Unjuk Bakat dan Kreativitas Dakwah
Pemko Gunungsitoli Gelar Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti Ke-79 Kementerian Agama RI Tahun 2025
Walikota Medan Jadi Pembina Apel Hari Amal Bakti ke-78 Kemenag RI
 Kemenag Terbitkan Pedoman Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Idulfitri 1443 H
Minta Menag Mundur, Auman Sumut Gelar Datangi Kantor Kemenag Sumut
BNPT Sebut 198 Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris, Ini Penjelasan Kemenag
komentar
beritaTerbaru
hit tracker