Minggu, 19 April 2026

Polresta Medan Bentuk Timsus Selidiki Penyebaran Vaksin Palsu

Kamis, 30 Juni 2016 19:20 WIB
Polresta Medan Bentuk Timsus Selidiki Penyebaran Vaksin Palsu
Beritasumut.com/Ist
Polresta Medan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Polresta Medan membentuk Tim Khusus (Timsus) untuk menyelidiki penyebaran vaksin palsu di Medan."Saat ini belum ada kita temui vaksin palsu. Namun kita sudah membentuk timsus menyelidiki peredaran vaksin palsu di Kota Medan," ujar Kasat Reskrim Polresta Medan Kompol Fahrizal, Kamis (30/06/2016).

Menurut Kompol Fahrizal, apabila nantinya didapati adanya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab melakukan peredaran vaksin palsu, maka pihaknya akan menindak tegas."Kita berikan sanksi tegas. Saat ini belum ada oknum yang melakukan peredaran narkoba tersebut," katanya lagi.

Diketahui sebelumnya, Penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri terus mencari tahu penyebaran penjualan vaksin palsu. Sementara ini sudah ada salah satu tersangka yang mengaku telah menjual hingga Pulau Sumatera.

Baca Juga:

"Saya tidak bisa jelaskan rinci identitas dan modus dari pelaku itu. Tapi, dari pengakuannya, vaksin itu ada yang sampai dijual ke Medan, Sumatera Utara," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Agung Setya, beberapa waktu lalu.

Dalam hal jumlah, beberapa tersangka ada yang mengatakan produksi sangat tergantung pesanan. Tapi, yang pasti produksi tidak dalam jumlah yang sedikit."Ada yang bilang produksi sampai dua ribu vaksin, kan itu dijual tidak ke individu, ke rumah sakit atau apotek," pungkasnya. (BS04)

Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
Latihan Paskibra Binjai Dipandu Kodim, Polwan, dan Dispora
Sambut HUT Indonesia, 63 Personil Paskibra Binjai Atur Formasi
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
Edarkan Sabu, Kuli Bangunan Ditangkap Sat Narkoba Polres Binjai
BNN Kota Binjai Ajak Bikers Jauhi Narkoba
Empat Pemain Judi Dadu Kopyok Diamankan Sat Reskrim Polres Binjai
komentar
beritaTerbaru
hit tracker