KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Beritasumut.com-Mekanisme dan proses pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satlantas Polresta Medan dinilai masyarakat cukup membingungkan.T Sihombing (54) misalnya, warga Jalan Sei Batang Hari, Medan mengaku tahapan pembuatan SIM di Polresta Medan sangat membosankan dan membingungkan masyarakat. Dia menilai prosedurnya tidak jelas, selain itu juga banyak calo yang berkeliaran membuat warga makin kebingungan.
"Mekanisme pembuatan SIM, mulai dari pendaftaran, registrasi, ujian teori dan praktek hingga ke tahap akhir sangat bertele-tele dan terkesan dikondisikan agar masyarakat mengurusnya melakui calo," katanya, Kamis (23/06/2016).
Selain itu, sambung dia, setiap orang yang melakukan registrasi sendiri berdasarkan peraturan atau panduan yang dibuat oleh Satlantas Polresta Medan tidak akan pernah lulus kecuali melalui calo atau oknum petugas."Sampai kiamat, kita tidak akan pernah lulus kalau mengikuti prosedur. Karena semua sudah mereka (petugas) tentukan berdasarkan bayaran pemohon," ujarnya.
Baca Juga:
Di sisi lain, lanjutnya lagi, adanya perusahaan swasta yang khusus mengeluarkan sertifikat mengemudi bekerja dengan Satlantas Polresta Medan."Namanya Medan Safety Driving Center (MSDC). Perusahaan ini khusus penerbitan sertifikat. Jika seseorang sudah dapat sertifikat dari perusahaan ini maka Satlantas Polresta Medan akan mengeluarkan SIM pemohon dengan begitu mudah tanpa proses yang membosankan dan bertele-tele," jelasnya.
Dia menambahkan, harga satu buah sertifikat yang ditawarkan perusahaan ini senilai Rp700 ribu untuk SIM A. padahal, jika mengikuti panduan yang ada di Polresta Medan, biaya pembuatan SIM A hanya sekitar Rp 150 ribu."Rinciannya Rp 125 ribu disetorkan langsung ke Bank dan Rp 25 ribu untuk biaya kesehatan," terangnya.
Baca Juga:
Menurutnya, untuk mendapatkan kartu atau SIM dari Polresta Medan memiliki dua jalur, yakni jalur calo dan melalui MSDC."Di luar itu tidak ada yang bisa membantu. Mungkin ini sudah jadi tradisi di Polresta Medan, yang tidak melalui dua jalur itu sampai kapan pun tidak akan pernah memiliki SIM meskipun mampu mengerjakan soal ujian," terangnya.
Senada dengan Sihombing, Sumarlin Marbun, warga Tembung, juga mengeluhkan hal yang sama."Aku butuh SIM ini karena sehari-hari perjalananku sangat jauh. Makanya berapapun akan kubayar kepada polisi," katanya.
Menurut Sumarlin, proses pembuatan SIM jika melalui calo atau oknum tertentu tidak butuh waktu lama. Tetapi jika mengikuti prosedur, peserta harus rela mengantre hingga berhari-hari."Sudah mengantre, ujian sudah pasti kalah dan itu sengaja, karena aku sudah mengalaminya. Tetapi kalau aku membayar oknum tertentu maka SIM ku akan cepat selesai tanpa perlu mengantre," pungkasnya.(BS04)
KADIN Medan apresiasi TNI AL tangkap begal di Belawan. Langkah tegas dinilai tingkatkan keamanan dan kepercayaan dunia usaha.
Peristiwa
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional (MagangHub Kemnaker)
Ekonomi
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menegaskan bahwa keselamatan pekerja tidak boleh dipertaruhkan.
Ekonomi
beritasumut.com Pertamina Patra Niaga kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dalam ajang Program Penilaian Peri
Politik & Pemerintahan
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melalui Fuel Terminal (FT) Krueng Raya meresmikan Foodcourt UMKM Desa Meunasah M
Ekonomi
beritasumut.com PT Pertamina Patra Niaga melalui Fuel Terminal Medan mempertegas komitmennya dalam mendukung pembangunan keluarga dan kesej
Pendidikan
Implementasi Permendag 24/2025 tersendat, KADIN dorong sinkronisasi kebijakan dan skema impor plastik bekas terkendali.
Ekonomi
Kemnaker kembali membuka program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Umum Batch 2 dengan kuota 2.100 pesert
Pendidikan
beritasumut.com Kualitas pendidikan di Provinsi Sumatera Utara masih menghadapi berbagai tantangan serius, terutama terkait kesenjangan an
Pendidikan
beritasumut.comKamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Medan memperingatkan potensi tekanan inflasi pangan akibat kelangkaan bahan baku plas
Ekonomi