Minggu, 26 April 2026

Veronica Dicopet, Petugas Keamanan Plaza Medan Fair Akui Tak Ada Pencopetan

Minggu, 12 Juni 2016 18:48 WIB
Veronica Dicopet, Petugas Keamanan Plaza Medan Fair Akui Tak Ada Pencopetan
Beritasumut.com/Ilustrasi
Copet
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Salah seorang petugas keamanan Plaza Medan Fair, Rikus Zulfi menyangkal adanya tindak kejahatan pencopetan yang dialami oleh Rirene Veronica Hutabarat (18) warga Jalan Pancing, Medan. Veronica dicopet saat menuju ke tangga jalan (Eskalator) yang berada di tepi jalan Gatot Subroto, Medan.

Zulfi yang menjaga di tempat tersebut mengungkapkan, keterangan korban kepada wartawan tidak benar."Kami lihat, tidak ada korban (Veronica-red) di dorong. Dan kami lihat juga, barang-barang korban pun tidak diambil. Kalau ramai saat kejadian itu memang benar. Tapi kalau korban kehilangan barang-barangnya saya rasa tidak benar," terangnya.

Melihat lokasi penjagaan satpam, faktanya memang para petugas miris untuk melihat pencurian tersebut. Karena, jarak memantau yang jauh menjadi sebab para petugas menyangkal bahwa barang-barang korban yang dicuri pelaku.

Baca Juga:

Terpisah, Kapolsekta Medan Baru, Kompol Ronni Bonic, saat dikonfirmasi via seluler mengatakan, pihaknya belum menerima laporan korban."Belum ada mungkin, bro. Ntar saya cek," jelasnya.

Kejadian yang menjadi pusat perhatian para pengunjung lainnya bermula saat korban mengunjungi Plaza Medan Fair yang berada di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, seorang diri. Sampai di tempat tersebut dengan menumpang angkutan kota, korban yang mengenakan pakaian kemeja warna merah ini langsung menuju ke tangga jalan (Eskalator) yang berada di tepi jalan Gatot Subroto, Medan.

Baca Juga:

Di situ, korban pun mengantri untuk masuk ke tempat tersebut yang dipenuhi puluhan masyarakat Kota Medan hendak berbelanja."Aku datang sendirian, bang, ke sini (Plaza Medan Fair). Aku pun berdempetan sama pengunjung lain untuk masuk ke tempat itu," ujar Veronica.

Melihat korban yang saat itu linglung, kemudian korban didorong oleh orang tak dikenal, sehingga korban nyaris jatuh.Dengan cepat, korban yang meletakkan dompet dan handphonenya di dalam tas ransel warna biru itu langsung diambil oleh pelaku."Pas kami berdesak-desakan di tangga jalan (Eskalator), aku didorong sama seorang pria. Aku hampir terjatuh. Nggak lama, kawannya yang dorong badanku membuka tas aku dan mengambil dompet dan handphone aku, bang," bebernya.

Mengetahui perbuatan pelaku, korban pun berteriak maling. Namun, pelaku yang memiliki ciri-ciri, badan gemuk dan memakai baju bermotif kotak-kotak berhasil melarikan diri."Padahal banyak orang lah bang. Tapi nggak ada yang menangkapnya. Aku uda teriak maling, bang, namun dia (pelaku) berhasil lari," jelasnya.(BS04)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker