Selasa, 04 Agustus 2026

Tanggap Darurat Banjir Bandang Subang 7 Hari, 6 Tewas dan 388 Jiwa Mengungsi

Selasa, 24 Mei 2016 09:23 WIB
Tanggap Darurat Banjir Bandang Subang 7 Hari, 6 Tewas dan 388 Jiwa Mengungsi
beritasumut.com/ilustrasi
ilustrasi banjir bandang
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Penanganan darurat banjir bandang di Subang terus dilakukan hingga 7 hari ke depan atau 29 Mei 2016. Fokus utama selama masa tanggap darurat adalah penyelamatan korban, pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dan perbaikan darurat dari dampak banjir bandang.

Banjir bandang yang menerjang Kampung Sukamukti, Desa Sukakerti, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat pada Minggu (22-5-2016) pukul 21 Wib telah menyebabkan 6 orang tewas, 5 orang luka berat, 2 orang luka ringan, dan 103 KK (388 jiwa) mengungsi.

Enam orang tewas adalah Parni (50), Eni (45), Nabilah (7), Musa (55), Mae (17) dan Rizal (10). Lima orang korban luka berat adalah Amen (55), Raza (14 bulan), Makmur (47), dan 2 orang masih pendataan. Sedangkan dua orang luka ringan adalah Angga (1) dan seorang dalam pendataan.

Belum terbentuknya BPBD Kabupaten Subang menyebabkan penanganan darurat dilakukan Satlak PB Kabupaten Subang yang tidak memiliki fungsi koordinasi, komando dan pelaksana seperti yang dimiliki oleh BPBD. Untuk penanganan darurat, BPBD Provinsi Jawa Barat dibantu oleh TNI, POLRI, Basarnas, TAGANA, PMI dan warga melakukan proses evakuasi dan pencarian korban hilang.

BPBD Provinsi Jawa Barat bersama Basarnas, Satlak PB Kab. Subang, TNI, Polri, Tagana, Relawan, PMI, dan Masyarakat melakukan evakuasi korban selamat ke Balai Desa dan korban luka dibawa ke puskesmas terdekat. Korban meninggal dunia sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. BPBD Prov. Jabar telah memberikan bantuan sandang dan pangan bagi korban berupa tambahan gizi 120 paket, lauk pauk 120 paket, makanan siap siap saji 120 paket,  air mineral 10 dus, selimut 50 lembar.

"Masyarakat diimbau untuk waspada. Potensi hujan ekstrem masih tinggi. Banjir dan longsor masih mengancam banyak wilayah. Apalagi tahun ini diperkirakan La Nina menguat sehingga kamarau basah," ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (24/05/2016).(BS01)

Tags
beritaTerkait
Resmikan Desa Siaga Bencana, PLN UID Sumut Serah Terima Bantuan Program
Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya
Bank Sumut Rayakan Natal: Semangat Kasih Perkuat Empati Sosial, Etos Kerja, dan Persaudaraan
Peduli Korban Banjir Bandang, Anindya Bakrie Salurkan Bantuan Kadin ke Aceh, Sumut, dan Sumbar
KADIN Medan dan WALUBI Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Arman Chandra: Bentuk Kepedulian Pengusaha
Pemerintah Gerak Cepat Tangani Banjir di Beberapa Wilayah
komentar
beritaTerbaru
hit tracker