Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara, Abyadi Siregar akan memaparkan sejumlah temuan dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA sederajat di Sumut kepada Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Anies Baswedan.
Temuan Ombudsman Sumut itu akan disampaikan dalam rapat antara Ombudsman RI bersama Mendiknas di Kantor Ombudsman RI, Jalan Rasuna Said, Kuningan Jakarta, Rabu (04/05/2016).
Abyadi mengatakan, ada tiga perwakilan Ombudsman yang diundang dalam rapat tersebut, selain Ombudsman Sumatera Utara, juga diundang Ombudsman Perwakilan DI Yogyakarta dan Sulawesi Utara.Dari Ombudsman Sumut akan dihadiri langsung Abyadi Siregar dan Asisten yang yang menangani laporan terkait penyelenggaraan UN Edward Silaban. Sementara dari Ombudsman Yogayakarta akan hadiri Kepala Perwakilan Budi Masturi dan Kepala Perwakilan Ombudsman Sulawesi Utara Helda R Tirajo.
"Rapat yang digelar Ombudsman pusat bersama Mendiknas tersebut akan membahas temuan-temuan Ombudsman se-Indonesia terkait pelanggaran dalam pelaksanaan UN tingkat SMA sederajat pada 4-7 April 2016 lalu. Termasuk temuan dugaan kunci jawaban yang ditemukan Ombudsman Sumut di SMAN 2 Medan," ujarnya dalam rilis yang dikirimkan ke beritasumut.com.
Abyadi Siregar menambahkan, kepada menteri ia akan memaparkan seluruh temuan selama pelaksanaan UN di Sumut. Selain dugaan kebocoran soal dan dugaan beredarnya kunci jawaban mata pelajaran Bahasa Indonesia, pihaknya juga akan menyampaikan pelanggaran POS UN, yakni masuknya para pejabat ke dalam ruangan ujian saat ujian sedang berlangsung. Kemudian adanya peserta ujian membawa telepon genggam ke ruang ujian, dan pengawas yang menggunakan HP dan membaca koran/majalan saat sedang mengawas ujian.
Selain itu, ada pula sekolah yang tidak membuat pengumuman mengenai larangan masuk ke ruangan saat ujian berlangsung."Semua ini akan kita paparkan kepada Mendiknas," kata Abyadi Siregar kepada wartawan di Medan, Selasa (03/05/2016). (BS02)
Tags
beritaTerkait
komentar