Selasa, 28 April 2026

Duh, Bocah 8 Tahun Ditemukan Dalam Kondisi Kedua Kaki Dirantai di Medan

Jumat, 04 Maret 2016 19:03 WIB
Duh, Bocah 8 Tahun Ditemukan Dalam Kondisi Kedua Kaki Dirantai di Medan
Istimewa
RP di Mapolsek Medan Timur.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Seorang bocah laki-laki, RP (8), ditemukan dengan kondisi dua kaki dirantai di kawasan Jalan M Yamin Gang Sado, Medan, Jumat (4/3/2016). 

RP mengaku dirantai oleh ayahnya. Dia ditemukan tengah berjalan dengan posisi kaki terikat rantai dengan dua gembok.

Kapolsek Medan Timur Kompol BL Malau menjelaskan, awalnya anggota Unit Binmas Polsek Medan Timur Aiptu Situmorang sedang mengatur lalu lintas di sana. Kemudian warga memberitahu tentang adanya anak itu. Aiptu Situmorang lalu menyelamatkan RP dan membawanya ke mapolsek.

Rantai yang digembokkan ke kaki kanan RP sudah diputuskan. Petugas juga telah memberi bocah itu makan dan memandikan serta memberinya pakaian. 

Menurut Malau, waktu ditemukan kondisi RP lusuh dan lemas. Makanya dikembalikan dulu kebugarannya.

Berdasarkan pengakuan RP, dia sudah sepekan dirantai dan dikurung ayahnya di rumahnya di Jalan Gurilla Gang Mustika, Medan. RP juga mengaku tidak diberi makan. Akhirnya bocah itu nekat melarikan diri.

RP juga mengaku ayah dan ibunya selalu bertengkar. Namun belakangan dia menyatakan ibunya tengah bekerja di Malaysia.

Polisi masih mendalami semua pengakuan RP. "Kondisinya masih labil dan lemas sehingga kita masih belum bisa memastikan," jelas Malau.

Ayah RP masih dicari dan akan diperiksa untuk menyelidiki peristiwa itu, pungkas Malau. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker