Senin, 27 April 2026

Hore... Hujan Turun, Hotspot Pun Turun

Rabu, 28 Oktober 2015 19:03 WIB
Hore... Hujan Turun, Hotspot Pun Turun
Dokumentasi
Asap menyelimuti Medan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Upaya penanggulangan bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Hujan buatan dengan menebarkan garam ke dalam awan-awan potensial berhasil menjatuhkan hujan. Kombinasi antara hujan buatan dan hujan alami banyak yang turun.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/10/2015) malam.

Dijelaskan, hujan mulai turun di sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan pada Selasa (27/10/2015) dan hari ini Rabu (28/10/2015). Masyarakat menyambut suka cita dan mengucapkan puji syukur setelah dua bulan lebih disandera asap.

Tercatat hujan turun dengan intensitas ringan-sedang-lebat sejak Selasa (27/10/2015) hingga Rabu (28/10/2015) adalah, Riau (Pelalawan, Kampar, Rokan Hulu, Siak, Tembilahan, Dumai), Jambi (Kota Jambi, Kuala Tungkal, Berbak, Telanai, Tanjung Jabung Timur), Kalsel (Tanah Bumbu, Banjar, Kotabaru), Kalteng (Palangkaraya), dan Kaltim (Samarinda, Berau).

"Hujan menyebabkan kepekatan asap berkurang, udara segar, dan jarak pandang menjauh. Berdasarkan pantauan satelit Terra Aqua pada 28 Oktober 2015 pukul 16.00 WIB, hotspot di Sumatera sembilan titik (Lampung 3, Sumsel 6) sedangkan di Kalimantan 282 titik (Kalteng 169, Kaltim 86, Kalsel 27)," beber Sutopo.

Hujan telah menyebabkan jarak pandang dan cuaca membaik. Di Padang jarak pandang 1.000 m berasap, Pekanbaru 1.200 m berasap, Jambi 1.700 m berasap, Palembang 2.000 m berasap.

Kalimantan: Pontianak 10.000 m berawan, Ketapang 500 m guntur, Palangkaraya 600 m berasap, Banjarmasin 8.000 m cerah berawan.

"Begitu juga indeks kualitas udara (PM10) juga menunjukkan membaik. Jika sebelumnya Riau, Jambi dan Palangkaraya selalu level Berbahaya. Sore ini membaik kualitas udaranya. Di Pekanbaru 184 ugr/m3 tidak sehat,  Jambi 252 sangat tidak sehat, Palembang (alat rusak), Pontianak 44 baik, Banjarbaru 33 baik, Samarinda 30 baik, Palangkaraya 416 berbahaya," kata Sutopo.

BMKG memprediksikan sepekan ke depan akan banyak hujan di Sumatera dan Kalimantan. Awan tersedia cukup banyak sehingga hujan buatan akan diintensifikan, pungkas Sutopo. (BS-001)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker