Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Deputi Bidang Operasi SAR Badan SAR Nasional (Basarnas) Mayjen Heronimus Guru mengatakan, helikopter dari Jakarta kembali ditambah untuk pencarian korban dalam insiden helikopter jatuh di Danau Toba.
Pencarian terhadap para korban masih terus dilakukan dengan pemantauan melalui udara.
"Jadi kita sangat membutuhkan heli," ujar Heronimus, di RS Bhayangkara Medan, Kamis (15/10/2015).
Heronimus menjelaskan, upaya pencarian difokuskan di sebelah Selatan hingga arah Barat Balige, Kabupaten Toba Samosir. Hal ini berdasarkan keterangan dari Fransiskus mengenai titik insiden jatuhnya helikopter tersebut.
"Kita akan terus melakukan pencarian, kita masih yakin ada kehidupan," ungkapnya.
Secara umum menurut Heronimus batas masa pencarian dilakukan hingga tujuh hari. Namun untuk kasus ini, mereka belum menentukan batas masa pencarian.
"Batas pencarian 7 hari dan itu akan kita evaluasi. Kalau harus diperpanjang ya kita perpanjang," ujarnya.
Diketahui insiden jatuhnya helikopter jenis Helikopter EC 130 dengan registrasi PK BKA pada Ahad (11/10/2015) membuat empat orang korbannya belum ditemukan hingga saat ini. Keempatnya yakni Pilot Capt Teguh Mulyatno, Teknisi Hari Poerwanto, Nur Harianto dan Sugianto. Sedangkan seorang kru Fransiskus Subihardayan berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di Danau Toba. (BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar