Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Pengurus Lembaga Konsultasi Masyarakat Martabe (LKMM) masa bakti 2015-2017 resmi dikukuhkan di Batangtoru, Tapanuli Selatan, Jumat (7/8/2015).
LKMM yang pertama kali dibentuk pada 2013 telah menjalankan fungsi sebagai wadah komunikasi bagi para pemangku kepentingan untuk membahas dinamika aktivitas dan mengelola aspirasi masyarakat sekitar terkait operasi Tambang Emas Martabe.
Pengurus LKMM periode 2015-2017 ini dilantik berdasarkan SK Bupati Tapanuli Selatan Nomor: 720/KPTS/2015.
Presiden Direktur Tambang Emas Martabe Tim Duffy menyambut baik pengukuhan pengurus LKMM 2015-2015.
"Kami mengucapkan terima kasih atas peran pengurus dan anggota LKMM periode sebelumnya dalam mengambil peran strategis menjembatani komunikasi antara perusahaan dan masyarakat serta secara realistis berupaya mengelola harapan dan aspirasi positif membangun wilayah ini. Peran ini semoga dapat ditingkatkan oleh pengurus dan anggota LKMM periode 2015-2017 yang telah terpilih mewakili masyarakat 15 desa lingkar tambang," ujarnya.
Pada 2008 Tambang Emas Martabe telah membentuk Martabe Community Consultative Committee (MC3). Dalam perjalanannya, lembaga ini telah memberikan kontribusi signifikan. Sejalan perkembangan dan pertumbuhan Tambang Emas Martabe, keberadaan MC3 perlu direvitalisasi dan ditingkatkan menjadi suatu lembaga yang diharapkan mampu berperan sampai akhir masa operasional Tambang Emas Martabe.
Sebagai pengganti MC3, dibentuklah LKMM yang kemudian menjadi forum diskusi terbuka antar perusahaan, masyarakat dan pemangku lainnya untuk membahas dinamika yang berkembang dari pemikiran obyektif, dan secara langsung terkait operasi Tambang Emas Martabe, kinerja lingkungan, hubungan masyarakat, dan untuk memastikan agar masyarakat tetap mendapatkan informasi terkini dan memberikan masukan konstruktif terkait aktivitas perusahaan.
Tim Duffy menambahkan, besar harapan LKMM bisa proaktif bekerja sama dengan Badan Pengelola Deviden Masyarakat Martabe (BPD2M) periode 2015-2016 yang telah dibentuk oleh PT ANA dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan. Masukan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui LKMM kiranya dapat disinergikan dalam wujud nyata program-program pembangunan BPD2M yang dikelola dari dividen Tambang Emas Martabe.
"Dampak positif kehadiran tambang kiranya bisa dirasakanoleh semakin banyak masyarakat lingkar tambang dan sekitarnya," harap Tim Duffy.
Untuk periode 2015-2017, Ketua LKMM dipercayakan kepada Ray Hidayah Batubara dari Desa Wek III dan Wakil Ketua dijabat oleh Khoiron Nasution dari Kecamatan Muara Batangtoru.
Rapat LKMM dilakukan sekurang-kurangnya satu kali dalam sebulan dan tiga bulan sekali. Dalam rapat bulanan, dihadiri oleh anggota pengurus, Muspika serta perwakilan Tambang Emas Martabe yang ditunjuk. Pelindung, pengarah, dan penasihat dapat hadir apabila dibutuhkan. Sedangkan dalam rapat triwulan, Pelindung, Pengarah dan Penasehat akan ikut menghadiri rapat.
Untuk keperluan operasional LKMM, Tambang Emas Martabe telah menyediakan kantor bagi LKMM yang lokasinya mudah dijangkau oleh masyarakat. Termasuk di dalamnya mebel kantor dan sarana komputer. Tambang Emas Martabe juga akan memberi bantuan dana terbatas untuk mendukung operasional LKMM. (BS-026)
Tags
beritaTerkait
komentar