Senin, 20 April 2026

Ini Pesan Terakhir Kopilot I Hercules Yang Jatuh di Medan

Rabu, 01 Juli 2015 00:00 WIB
Ini Pesan Terakhir Kopilot I Hercules Yang Jatuh di Medan
A Chan
Pesawat Hercules jatuh di Medan.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Firasat buruk dirasakan Dewi Wulandari, istri Kopilot I Lettu Pandu Setiawan, yang menjadi korban jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Jalan Ginting, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Selasa (30/6/2015) siang.

Dewi mengatakan, biasanya suaminya setiap selesai mengirim pesan melalui BlackBerry Messenger (BBM) langsung menelepon. Namun pada Senin (29/6/2015) malam, hal itu tidak dilakukan.

"Selesai BBM biasanya telepon, tetapi Senin malam itu tidak," ujar Dewi di rumahnya, Dusun Patukan, Ambar Ketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta, seperti dikutip dari okezone.com.

Bahkan, percakapan terakhir bersama suaminya hanya melalui BBM juga terbilang singkat.

"Pukul 19.30 WIB, dia bilang, 'Bunda, mas tidur dulu ya,' terus saya balas, sudah enggak dibales lagi," ujarnya menirukan percakapan melalui BBM dengan suaminya.

Dewi yang baru dinikahi Pandu pada 26 April 2015 mengaku, terakhir bertemu suaminya pada awal Ramadan.

"Terakhir, awal puasa, Jumat sampai Minggu, saya masih bertemu," jelasnya.

Perkenalan Dewi dengan Pandu bermula ketika masih duduk di SMA Muhammadiyah 3 Yogyakarta.

Ketika itu, Kopilot Hercules ini menyatakan memiliki cita-cita sejak kecil ingin menjadi pilot. Dewi pun berharap dengan adanya kabar kecelakaan tersebut, suaminya bisa selamat.

"Semoga ada kabar baik, dan Mas Pandu masih baik-baik saja," tuturnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker