Sabtu, 25 April 2026

Modus Pecah Kaca Mobil, Tas Dosen Raib Dibawa Maling

Minggu, 31 Mei 2015 16:40 WIB
Modus Pecah Kaca Mobil, Tas Dosen Raib Dibawa Maling
A Chan
Tas Usman Tampubolon dibawa kabur setelah maling memecahkan kaca mobilnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com - Usman Tampubolon (52) warga Komplek Perumahan Padang Hijau, Jalan Medan-Binjai Km 14,8, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut), mengalami peristiwa nahas.

Tas berisi uang tunai Rp3 juta, ATM dan KTP di dalam mobil Toyota Kijang Innova BK 1847 KQ milik dosen salah satu perguruan tinggi di Medan yang diparkir di Jalan Guru Patimpus, Medan ini raib setelah kaca mobil miliknya dipecahkan kawanan perampok, Sabtu (30/5/2015) kemarin.

Informasi dihimpun, Ahad (31/5/2015), kala itu Usman hendak pergi undangan bersama istrinya, Boru Tobing.

Sebelum ke tempat undangan, korban singgah di salah satu warung kopi di lokasi kejadian.

Usai dari warung kopi, korban pun menuju ke mobilnya untuk pergi undangan. Usman kaget saat melihat kaca mobil samping sebelah kanannya pecah. Usman pun melihat tas yang diletakkan di di dalam mobilnya telah hilang.

"Kami mau undangan. Sebelum undangan kami singgah ke warung kopi untuk sarapan. Saat kembali ke mobil, kami lihat tas sudah hilang dan kaca mobil kami telah di pecah," jelas korban di Polsek Medan Barat.

Kanitreskrim Polsek Medan Barat AKP Simeon Sembiring ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya telah menerima laporan korban.

"Laporan korban sudah kita terima dan sedang kita proses," pungkasnya. (BS-031)

Tags
beritaTerkait
Usai Dibobol Maling, Polisi Bawa CCTV Minimarket Alfamart di Kecamatan Birubiru
Minimarket Alfamart di Kecamatan Birubiru Dibobol Maling
Akuntansi Unimed Optimis Pertahankan Akreditasi A, Sastra Inggris Yakin Dapat A
Membuat Laser dari Bahan Gelas, Dosen UNIMED Raih Doktor di ITB
Jaksa: Rekonstruksi Mahasiswa Bunuh Dosen Harus di Kampus UMSU
Prof Syawal Gultom: Pembagian Tenaga Pengajar Baiknya di Provinsi
komentar
beritaTerbaru
hit tracker