Senin, 27 April 2026

Pelebaran Jalan Sidimpuan-Pal XI Akibatkan Macet 5 Km

Sabtu, 22 November 2014 01:25 WIB
Pelebaran Jalan Sidimpuan-Pal XI Akibatkan Macet 5 Km
Macet hingga 5 km. (Saut Togi Ritonga)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Tapsel, (beritasumut.com) – Alih-alih untuk memperlancar arus lalu lintas, pengerjaan proyel pelebaran Jalan Nasional Lintas Sumatera Batas Kota Padang Sidimpuan-Pal XI Kabupaten Tapanuli Selatan malah mengakibatkan macet panjang sehingga menimbulkan kerugian materiil dan waktu bagi pengguna jalan.
 
Seperti pada Jumat (21/11/2014) terjadi kemacetan arus lalu lintas jalan nasional sekitar batas Kota Padang Sidimpuan hingga Pasar Pargarutan, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan yang diperkirakan mencapai 5 km.
 
Kemacetan panjang jalan nasional dua jalur tersebut berlangsung sekitar 4 jam, dari pagi hari hingga dapat terurai pada siang hari.
 
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan kemacetan panjang itu diakibatkan tergelincir dan terperosoknya truk tangki minyak kelapa sawit di lokasi pengerjaan proyek pelebaran jalan nasional batas kota-Pal XI yang bersumber dari APBD Tapanuli Selatan Tahun Anggaran 2014 sebesar Rp900 juta.
 
Kuat dugaan, truk terperosok akibat jalan licin yang disebabkan tanah liat galian proyek menutupi badan jalan sehingga jika tergenang air, maka jalan menjadi licin dan rentan mengakibatkan kenderaan tergelincir dan terperosok di jalan bukaan yang merupakan tanah timbunan yang masih lembek.
 
Kemacetan panjang jalan nasional di lokasi pelebaran jalan itu bukan yang pertama kali terjadi. Pada Jumat (14/11/2014) lalu juga terjadi kemacetan yang sama, namun sayangnya hingga saat ini belum terlihat tindakan dari Pemkab Tapsel terhadap perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut, walau kemacetan itu juga berakibat molornya waktu pelaksanaan rapat paripurna DPRD penyampaian Ranperda APBD TA 2015 yang semula dijadwalkan pukul 10.00 WIB tetapi baru dapat dimulai sekitar pukul 11.30 WIB setelah kehadiran anggota DPRD mencapai qorum.
 
Anggota DPRD Tapsel Hasintongan Sitorus kepada wartawan di gedung DPRD Tapsel, Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok mengatakan ketika akan mengikuti rapat paripurna hari itu berangkat dari Kecamatan Sayurmatinggi, tetapi ketika berada di Pargarutan terjebak macet panjang, sehingga bersama rekan rekan anggota DPRD lainnya “putar kepala” ke Padang Sidimpuan melalui jalur alternatif Pintu Langit-Huta Ginjang-Kilang Papan yang jarak tempuhnya bertambah sekitar 10 km.

“Harusnya, ada perhatian Pemerintah atas macet yang terjadi berulang kali di lokasi proyek itu,” ujarnya.
 
Di sisi lain, molornya jadwal rapat paripurna DPRD atas Ranperda APBD Tapsel TA 2015 itu juga mengakibatkan tidak sedikit anggota DPRD yang tidak dapat melaksanakan ibadah Salat Jumat pada hari itu.

“Waktunya sudah mau habis, tak terburu lagi (Salat Jumat). Ini kali kedua karena molornya waktu paripurna karena terlambat qorum yang juga diakibatkan macet panjang di Pargarutan,” ujar Anggota DPRD minta tidak disebut jati dirinya dalam pemberitaan. (BS-029)

Tags
beritaTerkait
PT KAI Lakukan Perbaikan, Seputaran Jalan Pandu Macet Parah
Jelang Lebaran, Arus Lalu Lintas di Medan Mulai Alami Kemacetan
Traffic Light Mati, Macet Parah di Jalan Merbabu Hingga ke Jalan Pandu
Petugas Dishub Duduk Santai, Arus Lalin di Jalan Brigjen Katamso Macet Parah
Berantas Narkoba, Polresta Medan Gandeng Masyarakat
250 Unit Truk Padati Jalan Samanhudi Binjai
komentar
beritaTerbaru
hit tracker