Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Syaiful Bahri Lubis menerima kunjungan Anggota DPD RI asal Bali Shri Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendratta Wedastera Putra Suyasa III beserta rombongan di Balai Kota Medan, Jumat (14/11/2014).
Shri Gusti Ngurah Arya yang juga Presiden The Soekarna Centre Bali ini mengatakan, Medan merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia dengan potensi wisata yang ada patut untuk dikembangkan karena memiliki infrastruktur yang cukup baik tidak kalah dengan daerah yang lainnya.
Hanya saja perlu dilakukan revolusi mental yakni perubahan karakter masyarakat, praktitisi pariwisata dan lulusan akademi pariwisata perlu dilakukan job training. Selain itu juga memperbaiki kehangatan atau hostpitality berdasarkan budaya yang baik. Inilah yang perlu dibangun sehigga turis yang datang ke Medan merasa nyaman.
“Hal inilah yang perlu didorong dan kami siap membantu, siap bekerja sama dan kami akan mengundang pihak Pemko Medan beserta steakhorlder ke Bali untuk membuat acara dan kami juga akan membuat acara di Medan,” ungkapnya.
Dikatakan, kunjungannya ke Medan karena informasi yang diterima Medan memiliki perkembangan yang cukup maju dan berharap nantinya dapat bersinergi dengan Bali sebagai daerah pariwisata.
Selain itu juga di Medan toleransi beragama cukup baik, juga adanya upaya revitalisasi Istana Maimun dan diharapkan Pemko Medan atau Pemprov Sumatera Utara (Sumut) dapat mengambil alih. Istana Maimun adalah salah satu istana terbaik di Indonesia. Apalagi Sumut sudah memilik bandar udara yang baik tetapi harus ada program pariwisata yang mendukung.
Menurutnya, Bali sendiri sebenarnya sudah tak sanggup menampung kunjungan wisatawan yang mencapai 7 juta jiwa setiap tahunnya dibanding dengan jumlah penduduk 4 juta jiwa. Dari sektor pariwisata Bali menerima devisa sebesar Rp76 triluun setiap tahun. Ketidaksanggupan ini dikarenakan di Bali pasokan listrik masih dari Pulau Jawa, persediaan air bersih sangat terbatas dan pembuangan limbah sangat terbatas.
Untuk itulah Bali ingin memindahkan wisata ini ke daerah lain seperti di Sumut. Dilihat kondisi keterbatasan yang ada, Bali sebenarnya hanya mampu menerima kunjungan sebanyak 2 juta wisatawan setiap tahunnya.
“Pada Februari mendatang di Kota Medan akan diresmikan sebuah lembaga pusat kajian Hindu atau Hindu of Centre North Sumatera yang merupakan cabang ke 20. Lembaga ini merupakan lembaga intelektual untuk membantu masyarakat Hindu Bali mupun Hindu turunan India. Kami mohon izin kepada Pemko Medan,” ujar DR Shri Gusti Ngurah Arya.
Sekda Medan Syaiful Bahri didampingi Asisten Pemerintahan Umum Musadad, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Busral Manan menyambut baik acara yang akan digelar di Medan. Selain itu juga mengucapkan terima kasih atas rencana kerja sama dan masukan guna mengembangkan potensi wisata di Medan.
“Kota Medan well come terhadap berbagai kunjungan dan kegiatan, karena Medan adalah kota MICE dan Pemerintah Kota Medan sangat berterima kasih atas masukan dan rencana kerja sama guna mendukung mengembangkan potensi pariwisata Medan,” ujar Syaiful.
(BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar