Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Jambi, (beritasumut.com) – Halaqah Akbar dan Kongres Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) XVIII di Jambi yang dibuka Gubernur Jambi Hasan Basri Agus pada Jumat (30/5/2014) kemarin diisi berbagai kegiatan dalam merumuskan arah gerak PMII mendatang.
Kongres PMII yang dihadiri 3.000 lebih kader PMII mengupas tentang masa depan bangsa dengan mengusung tema “Harmoni bernegara untuk kejayaan Indonesia” ini dilaksanakan sampai 5 Juni 2014
Kongres yang sudah berjalan 4 hari ini menghadirkan beberapa tokoh nasional dan alumni PMII yang hadir sebagai narasumber kegiatan dan tamu undangan, juga tak lepas dari berbagai dinamika karena akan mensuksesi calon Ketua Umum PB PMII mendatang. Gerilya politik pun terus berjalan dalam mensukseskan pelaksanaan kongres.
Di sisi yang berbeda beberapa pengurus cabang komunitas yang tergabung dalam Solidaritas Ahmad Jabidi Ritonga (AJR) punya gaya yang berbeda dalam melakukan dukungan agar kongres berjalan dengan lancar. Komunitas ini melakukan acara yasinan dan doa bersama setiap malamnya sebelum masuk ke ruangan acara.
Koordinator Solidaritas AJR Hidayat Syahputra yang merupakan Ketua PC PMII Kabupaten Langkat didampingi Ketua PC PMII Madina M Ikhsan Matondang serta Pengurus Cabang PMII lainnya mengatakan, kegiatan yasinan dan doa bersama yang dilaksanakan solidaritas ini adalah bentuk dukungan kepada seluruh peserta kongres agar menjadi pelopor kebaikan PMII. Acara yasinan dan doa bersama ini adalah bentuk kelengkapan ikhtiar Solidaritas AJR yang mengiringi dengan doa dan munajat kepada Allah, tegas Hidayat di Jambi, Senin (2/6/2014).
Sedangkan Sekretaris PKC PMII Sumut Ahmad Riduan Hasibuan yang kerap memimpin pembacaan yasin menyampaikan bahwa Kongres PMII adalah perumusan arah gerak PMII periode mendatang. Esensi kongres adalah evaluasi dan memprogramkan masa depan PMII bukan hanya memilih ketua umum.
“Kami ingin sampaikan bahwa yang terpenting adalah strategi masa depan PMII yang lebih baik, persoalan siapa ketua umum adalah penyimpul dan pemikul semua amanah kongres. Tentu sosoknya harus teruji secara jenjang kaderisasi, jenjang kepemimpinan PMII yang tuntas, punya hubungan eksternal yang baik, pekerja keras, ikhlas, amanah, dan memfokuskan dirinya pada persoalan kebaikan PMII,” ujarnya.
Sementara M Ikhsan Matondang menyatakan Solidaritas AJR akan fokus pada kebaikan PMII, dan diharapkan yang memimpin PMII harus menjadi simbol kebhinnekaan dan kebaikan PMII.
(BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar