Minggu, 03 Mei 2026

MIPE Diharapkan Menguatkan Medan Kota MICE

Kamis, 27 Juni 2013 22:27 WIB
MIPE Diharapkan Menguatkan Medan Kota MICE
Ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Medan, (beritasumut.com) – Pelaksana Tugas Walikota Medan Tengku Dzulmi Eldin berharap Medan International Photography Expo 2013 dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi  perkembangan dunia fotografi di Kota Medan. Dengan demikian Ibukota Provinsi Sumatera Utara ini kelak dapat melahirkan fotografer profesional yang mampu berbicara di even nasional maupun internasional. Selain itu even ini dapat lebih menguatkan keberadaan Medan sebagai kota tujuan MICE (Meeting, Incentive, Convention & Exhibition) di Indonesia.

“Dengan penguatan Medan sebagai Kota MICE, saya berharap lebih banyak lagi expo dan pameran yang mempercayakan kota yang kita cintai ini sebagai tempat pelaksana kegiatan,” kata Eldin ketika menghadiri acara pembukaan Medan International Photography Expo (MIPE) di Taman Sri Deli, Medan, Kamis (27/6/2013).

Apalagi, lanjut Eldin, Medan merupakan asalah satu kota di Indonesia yang memiliki banyak peninggalan bangunan tua yang eksotis dan cukup banyak terdapat di sudut-sudut kota. Dunia fotografi di Kota Medan juga sudah cukup banyak yang  mengeskplorasi keberadaan bangunan tua dan warisan sejarah tersebut. Kondisi itu menjadikan Medan sebagai salah satu tempat yang cukup refresentatif untuk diangkat pada media fotografi.

Menurut Eldin, fotografi bukan sekadar jeprat-jepret sebuah momen yang selanjutnya terekam dalam sebuah film, ataupun digital media. Sesungguhnya fotografi lebih luas dari itu, sebab sebuah foto dapat merekam banyak makna. Fotografi adalah manifestasi seni dan bila berbicara mengenai seni, maka langit adalah batasnya.

“Fotografi selalu mengeksplorasi kreatifitas dan isi yang disampaikan, dikolerasikan denagn tema yang direncanakan, model dan momen yang diinginkan  serta pesan yang akan disampaikan. Perpaduan tersebut yang secara keseluruhan menghasilkan foto yang indah, artistik dan banyak mengandung banyak pesan,” ungkapnya.

MIPE dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuriadi. Acara pembukaan ini turut dihadiri  Konjen Malaysia untuk Medan Nor Azhar Azis, Presiden Dunia Melayu Dunia Islam Datok Seri HM Ali Rustam, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Medan, Ketua Pewarta Foto Indonesia Pusat Jeri Adiguna serta para fotografer dan komunitas foto.

Dalam sambutannya, Erry mengatakan pendekatan sosial budaya melalui foto yang sebagian besar merupakan hasil karya jurnalistik yang dilakukan penyelenggara dalam menggelar even ini dinilai sangat cerdas. Selain memberikan sentuhan emosional, juga cukup efektif untuk memperkuat jati diri bangsa.

Setelah melihat foto-foto ini, Erry berkesimpulan bahwa sejarah dapat terselamatkan. “Saya juga menilai bahwa pameran foto ini sebagai ruangan khusus tempat penyimpanan barang-barang berharga. Sumbangan ini bukanlah hal yang kecil tetapi merupakan hasil karya besar dimana sedikit orang memperhatikannya. Sejarah yang lurus dan objektif harus dijaga kelestariannya. Jadi masa depan bangsa akan terselamatkan apabila tetap menjaga akurasi dan bukti sejarah secara rinci tentunya melalui rangkaian foto jurnalistik yang dipamerkan hari ini,” ungkap Erry.

Dikatakan Erry lagi, foto-foto yang dipamerkan ini menjadi sangat bermanfaat bagi orang-orang yang duduk pada masa sekarang maupun terhadap generasi penerus di masa mendatang. Yang membanggajkan lagi foto jurnalistik yang ditampilkan merupakan hasil kerja keras wartawan yang mengabadikan langsung setiap momentum dari jantung peristiwa. Selain sebagai bukti sejarah, foto juga tidak terlepas dari unsur dari seni dan budaya, jelasnya.

Sebelumnya Said Harahap selaku Ketua Panitia MIPE 2013 menjelaskan, even ini digelar hasil kerjasama Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan dengan Pemko Medan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Dalam even ini ditampilkan sebanyak 5.000 foto hasil  jepretan fotografer di seluruh Indonesia.

“Hasil jepretan ini ingin kami sampaikan kepada nasional maupun internasional bahwa inilah Medan. Di samping itu kami juga ingin menunjukkan bahwa Medan banyak memiliki talenta-talenta fotografer yang memiliki dedikasi tentang art. Kami senegaja menggelar even di tempat ini agar masyarakat Kota Medan maupun para wisatawan bisa melihat langsung potret kehidupan Kota Medan maupun daerah lainnya di Indonesia melalui pameran foto ini,” papar Said.

Selain pameran foto, pihaknya juga membuat edukasi tentang fotografer yang disamapaikan langsung wartawan foto dari media cetak maupun online kepada para pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum. Kemudian welakukan bakti sosial melaksanakan donor darah sebagai tanda bukti kepedulian terhadap sesama. (BS-024)

Tags
beritaTerkait
TPS dan PKL Penyebab Kota Medan Gagal Meraih Adipura
Diteror Bunuh OTK, Rajudin Minta Kecurangan Dunia Pendidikan di Medan Direspon Semua Pihak
Poldasu Belum Terima Laporan Terkait Teror Kepada Anggota DPRD Medan
Gagal Rampok Tas Perempuan, Andre Nyaris Tewas Dihakimi Massa
Konflik di Hermes, Pemko Medan Perlu diajak Bicara
PMI Sumut Miliki Markas Komprehensif dan UTD Modern
komentar
beritaTerbaru
hit tracker