Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Binjai, (beritasumut.com) – Walikota Binjai HM Idaham SH MSi menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H di Pendopo Umar Baki, Binjai, Sumatera Utara, Kamis (31/01/2013).
Peringatan maulid yang dilaksanakan Pemko Binjai bekerjasama dengan Korpri Kota Binjai diisi dengan tausiyah Ustadz Drs H Abidin Azhar Lubis. Maulid dihadiri Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba SH, Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon, Dandim 0203 Langkat Letkol Inf Tri Saktiono, Kajari Binjai Chairrudin Sipahutar SH, Wakil Walikota Binjai Timbas Tarigan SE, Sekda Binjai H Elyuzar Siregar SH MHum, Ketua MUI Binjai DR HM Jamil, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama, Pimpinan SKPD dan Anggota Korpri.
Seperti dilansir binjaikota.go.id, Jumat (01/02/2013), Walikota Binjai HM Idaham SH MSi dalam sambutannya mengingatkan kembali untuk menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari hari. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga dapat meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan silaturahim antar sesama umat Islam. Walikota juga mengharapkan seluruh pegawai di lingkungan Pemko Binjai dapat meningkatkan kebersamaan dan kekompakan yang pada gilirannya semua dapat mengabdikan diri kepada bangsa dan negara serta masyarakat Binjai.
Ketua MUI Binjai DR HM Jamil mengatakan Nabi Muhammad SAW sebagai manusia agung, Nabi Muhammad SAW harus dijadikan teladan dalam kehidupan sehari hari. Namun sebelum meneladani Nabi Muhammad SAW hendaknya kita mengenalnya lebih dulu. Ada 3 sisi yang harus kita lihat pada Nabi Muhammad SAW yaitu sebagai manusia biasa, sebagai rasul dan sebagai orang khusus.
Sementara Ustadz Drs H Abidin Azhar Lubis dalam tausiahnya mengatakan Nabi Muhammad SAW merupakan tokoh reformasi yang berahklak agung. Ia mengajak kita untuk selalu berbicara dan berbuat baik, menyenangkan orang lain, selalu rendah hati, bicara lemah lembut, khusus pada generasi muda untuk selalu memberi contoh yang baik karena sebaik-baiknya manusia adalah yang berguna bagi orang lain.
Menurut Abidin Azhar Lubis apa yang selalu kita rasakan sekarang ini seperti adanya pertentangan dan pertikaian. Hal ini lebih disebabkan karena adanya komunikasi yang terputus. Untuk menjaga keharmonisan dan agar komunikasi selalu terjalin, maka perlu menjaga kedamaian dan kebersamaan. Apalagi sesama orang beriman adalah bersaudara. Begitu juga dalam satu keluarga ciptakanlah selalu komunikasi antara suami dan istri, antara anak, ibu, dan ayah. Contohnya dengan cara shalat berjamaah dan makan bersama.
Kabag Kesra Drs Martal selaku Ketua Pelaksana Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW mengatakan perigatan Maulid Nabi Muhamad SAW kali ini mengangkat tema “Dengan memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1434 H kita jadikan Rasullah SAW sebagai tauladan dalam kehidupan sehari-hari”. Tema ini sebagai pertanda semakin agungnya syiar agama yang diajarkan Rasullah SAW, yaitu Islam, sekaligus membuktikan semakin mantapnya kesadaran kita sebagai masyarakat yang didorong oleh keyakinan akan kebesaran dan kebenaran yang dibawa Islam yang menjadi petunjuk utama bagi kesejahteraan umat manusia dalam kehidupan ini baik dunia maupun di akhirat kelak. (BS-001)
Tags
beritaTerkait
komentar