Kamis, 25 Juni 2026

Temukan Passion di Tengah Ketidakpastian, Simak 3 Tips dari Para Ahli!

Selasa, 18 Februari 2025 17:45 WIB
Temukan Passion di Tengah Ketidakpastian, Simak 3 Tips dari Para Ahli!
BERITASUMUT.COM/IST
Foto bersama kegiatan seminar kolaborasi Program Studi Komunikasi dan Bundlife.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

beritasumut.com- Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) memicu kekhawatiran akan pergeseran lapangan kerja. Data BPS (2024) mencatat 7,20 juta pengangguran terbuka, mayoritas berusia 15–24 tahun, dengan lulusan pendidikan tinggi yang menganggur meningkat dari 5,52% (2023) menjadi 5,63% (2024).

Sementara itu, sektor formal hanya menyerap 40% tenaga kerja atau sekitar 2 juta orang, sedangkan pekerja informal kini mendominasi hingga 60%, mencerminkan ketidakstabilan dunia kerja yang semakin kompleks.

Sebagai kelompok yang paling terdampak oleh ketidakpastian pasar tenaga kerja, Generasi Z dituntut untuk lebih adaptif, kreatif, dan memiliki resiliensi tinggi dalam menghadapi tekanan serta persaingan sosial.

Baca Juga:

Sebagaimana dikataan oleh Samanta Elsener, psikolog klinis dan praktisi kesehatan mental, serta Didiet Maulana, desainer dan pengusaha di bidang fashion yang dikenal melalui brand IKAT Indonesia., dalam seminar bertemakan "From Vision to Reality: Empowering Creative Minds to Solve Global Challenges" yang diselenggarakan oleh BUNDlife, bekerja sama dengan Prodi Komunikasi Universitas Pertamina (UPER).

Mengambil Seluruh Peluang yang Datang

Baca Juga:

Tumbuh di era disrupsi teknologi membuat Generasi Z lebih adaptif dan proaktif, termasuk dalam memandang pekerjaan. Jika dulu kesuksesan identik dengan pekerjaan formal, kini mereka lebih memilih jalur fleksibel seperti bisnis digital dan gig economy. Dengan akses teknologi yang luas, Generasi Z leluasa berinovasi dan menggali potensi di luar jalur konvensional.

Meski tidak berlatar belakang sebagai desainer, Didiet Maulana sukses membangun karier di industri fashion melalui IKAT Indonesia. Berawal dari arsitektur, Didiet mengeksplorasi berbagai bidang sebelum menemukan passion-nya.

"Perjalanan saya tidak instan. Dengan mencoba berbagai bidang, saya semakin mengenali diri dan menemukan jalur yang paling sesuai," ungkap Didiet. Pengalamannya menegaskan bahwa keberanian bereksplorasi adalah kunci dalam menghadapi perubahan dan membangun karier sesuai minat serta potensi diri.

Latihan Berpikir Kreatif dan Solutif

Di era teknologi yang semakin menggantikan tenaga kerja manusia, kemampuan berpikir kreatif dan solutif menjadi semakin krusial. Menurut World Economic Forum (2024), 73% organisasi memprioritaskan keterampilan ini dalam mencari kandidat, karena peranannya yang vital dalam mendorong pertumbuhan dan inovasi perusahaan.

Tags
beritaTerkait
BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Manfaat Jaminan Kematian & Beasiswa kepada 16 Ahli Waris P3K Paruh Waktu
Ribuan Mahasiswa Antusias Ikut Eksplorasi Passion di Generasi Campus Roadshow Medan
Kapusjianstralitbang TNI Buka Comprehensive Symposium Sahli Pusjianstralitbang TNI
Ketum Dharma Pertiwi Beri Santunan dan Tali Asih Kepada Ahli Waris Awak Pesud Bonanza T-2503
Plt Bupati Langkat Serahkan Santunan ke Ahli Waris Korban Meninggal di Objek Wisata
Ratusan Masyarakat Hadiri Tahlilan Malam Ke-40 Almarhum Syamsul Arifin, Keluarga Berterima Kasih
komentar
beritaTerbaru
hit tracker