Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP, memberikan orasi ilmiah pada acara wisuda secara daring yang diselenggarakan Universitas Sebelas Maret (UNS), Sabtu (02/05/2020). Pada acara wisuda periode II Tahun 2020, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menggelar wisuda secara daring atau online untuk pertama kalinya.
Wisuda yang digelar secara daring tersebut diikuti sebanyak 259 wisudawan. Dalam orasi ilmiahnya, Panglima TNI menyinggung terkait fenomena sosial yang dipandang sangat memprihatinkan yaitu ada segelintir masyarakat yang memperlakukan tenaga medis yang berjuang digaris depan melawan Covid-19 dengan tidak manusiawi. "Para dokter dan tenaga medis yang telah rela berjuang mengorbankan keselamatan dirinya sendiri untuk membantu dan melayani orang lain seharusnya memberi apresiasi. Namun ternyata ada sebagian masyarakat yang bertindak sebaliknya," ujarnya.
Dalam penanganan masalah kesehatan semacam ini, lanjutnya, sudah tentu para tenaga kesehatan menjadi ujung tombak. "Fakultas yang ada di setiap perguruan tinggi di Indonesia seharusnya tertantang, untuk membangun kemampuan negara dalam menghadapi pandemi Covid-19, ataupun tantangan masa mendatang. Potensi yang muncul saat pandemi Covid-19 harus dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas dan dunia pendidikan dalam berinovasi," jelasnya.
Baca Juga:
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI mengimbau agar masyarakat dan akademisi berbenah dan merapikan segala sesuatunya, sehingga bangsa Indonesia dapat maju dan mandiri. "Civitas akademika Universitas Sebelas Maret Surakarta dan kampus-kampus lainnya, dapat melahirkan generasi-generasi penerus bangsa yang berkualitas. Perguruan tinggi harus dapat menghasilkan birokrat-birokrat serta pelaku industri yang berkolaborasi erat dengan membawa kemajuan," pesannya. (Rel)
Baca Juga:
Tags
beritaTerkait
komentar