Senin, 08 Juni 2026

Ketua Umum KADIN Sumut Ivan Iskandar Batubara Apresiasi Gubsu Membangun SMK Negeri I Ulu Pungkut

Senin, 24 Februari 2020 12:01 WIB
Ketua Umum KADIN Sumut Ivan Iskandar Batubara Apresiasi Gubsu Membangun SMK Negeri I Ulu Pungkut
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Ketua Umum KADIN Sumut Ivan Iskandar Batubara Apresiasi Gubsu Membangun SMK Negeri I Ulu Pungkut. Hal tersebut disampaikan Ivan disela-sela peresmian SMK Negeri 1 Ulu Pungkut yang berada di Desa Huta Padang, Kecamatan Ulu Pungkut Kabupaten Mandailing Natal (Madina) oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi, Sabtu (22/02/2020). 
 
Sekolah yang baru ini memiliki 6 ruang kelas dan lahan untuk praktik, sehingga para siswa dapat menempa keahlian pertanian, perkebunan dan peternakan serta praktik langsung di lapangan mulai dari budidaya hingga pengolahan produk pertaniannya.
 
"SMK ini nantinya bisa berkolaborasi dengan pengusaha setempat untuk dapat pembelajaran langsung di masyarakat.
Karena saat ini adalah eranya Talent Capital, sehingga kita perlu empowering local talent, memberdayakan orang2 muda berbakat di setiap daerah khususnya di Mandailing Natal ini," ujar Ivan.
 
“Berdasarkan kajian pengamat dan pakar ekonomi nasional yang bisa dipercaya, ekonomi Indonesia di tahun 2020 tidak lebih baik dari tahun 2019. Saat ini bangsa Indonesia sedang memasuki masa fenomena disrupsi sehingga terjadi peningkatan angka pengangguran hingga ke pemutusan hubungan kerja perusahaan,” lanjutnya.
 
Menurut Ivan, walaupun laju pertumbuhan ekonomi di Sumut selalu di atas rata-rata di tingkat nasional, tetapi fakta berbanding dengan angka pengangguran yang cenderung meningkat pula. "Ini fakta yang kontradiktif. Apa sebabnya?. Kadin sebenarnya sudah mengkaji ini, penyebabnya adalah, ternyata Sumatera Utara sudah mulai ditinggalkan orang-orang terbaiknya, termasuk di Mandailing Natal, kita sesungguhnya tidak kekurangan orang orang hebat, tapi putra putri terbaik kita mulai meninggalkan daerah ini,” katanya.
 
Menurut penilaian Ivan, penyebab lainnya adalah suhu politik seperti Pilkada yang menyebabkan stabilitas ekonomi tidak terkontrol, seperti pilkada langsung di berbagai daerah, sehingga terjadi tarik menarik kepentingan, yang pada akhirnya misi pembangunan ekonomi itu tidak fokus lagi. Belum lagi urusan soal selesai pilkada maka ada yang pengelompokan yang tertekan dan akhirnya memilih meninggalkan daerahnya.
 
“Saya ini pengusaha, begitu juga rekan yang lain, namun jangan jadikan politik itu mengubah segalanya, persahabatan terputus dan sebagainya yang mengakibatkan tali silaturahmi terganggu, bagi saya persaudaraan itu nilainya harus diatas urusan politik, saya yakin itu tidak mudah bagi sebagian orang namun saya atau kami pengusaha ini harus seperti itu,” sebut Ivan.
 
Ivan Batubara menyarankan serta mengajak rekan pengusaha lokal untuk berfikir bagaimana cara menumbuhkan kembali perekonomian ini, berinvestasi baru serta membuka lapangan kerja bagi warga. "Pemerintah juga harus memahami apa itu investasi dan penanaman modal, seorang pengusaha harus menghitung semua aspek yang dikeluarkan untuk investasi itu, yang pasti harus dikaji untuk tidak rugi,” katanya.
 
Ivan juga melontarkan kenapa banyak pengusaha enggan berinvestasi didaerah karena dipandang beban investasinya terlalu tinggi maka sangat diharapkan ada sinergitas antara pengusaha yang akan berinvestasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan daya saing daerah.  "Harus ada sinergitas dan membicarakan iklim mudah berinvestasi didaerah, itu kuncinya,” ungkap Ivan.(rel)

Tags
beritaTerkait
KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan
Implementasi Permendag 24/2025 Tersendat, KADIN Dorong Impor Plastik Bekas Terkendali
KADIN: Kelangkaan Plastik Bekas Picu Harga Polibag Naik 40%, Ancam Inflasi Pangan
KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan
Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan
Kadin Sumut Apresiasi Kepemimpinan Bobby Nasution, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Pemulihan Pascabencana
komentar
beritaTerbaru
hit tracker