Senin, 27 April 2026

WikiLatih Medan, Ajak Akademisi dan Masyarakat Lestarikan Budaya Indonesia

Sabtu, 26 Oktober 2019 21:03 WIB
WikiLatih Medan, Ajak Akademisi dan Masyarakat Lestarikan Budaya Indonesia
BERITASUMUT.COM/BS02
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Wikimedia Indonesia sebagai mitra lokal dari Wikimedia Foundation menggelar pelatihan menulis di platform Wikipedia. Dengan nama program WikiLatih, kegiatan ini berbentuk pelatihan, dimana para peserta diajarkan agar dapat menjadi kontributor penulisan maupun penyuntingan artikel yang dapat diakses semua pengguna Wikipedia dalam berbagai bahasa.
 
Menghadirkan narasumber Kartika Sari dan Hardiansyah dari Kota Padang, provinsi Sumatera Barat, WikiLatih Medan diikuti oleh 15 peserta dari berbagai profesi. Pelatihan ini digelar di Alifa Coworking Space, Jalan Brigjend Katamso No.454 Medan, Sabtu (24/10/2019).
 
Selaku pembicara, Kartika Sari menyebutkan bahwa Wikimedia merupakan organisasi nirlaba berbentuk perkumpulan. "Visi kita adalah untuk menciptakan dunia di mana kita, setiap insan manusia bisa berbagi beragam pengetahuan secara bebas. Karena itu, tujuan kami adalah berdedikasi mendorong pertumbuhan, pengembangan dan penyebaran pengetahuan dalam bahasa Indonesia dan bahasa lainnya yang dipertuturkan di Indonesia. Semuanya secara bebas dan gratis," ungkapnya.
 
Dijelaskan Tika, saat ini, sudah ada 11 bahasa yang memiliki platform Wikipedianya sendiri. "Sudah ada Wikipedia Bahasa Indonesia, Bahasa Aceh, Bahasa Banjar, Banyumasan, Bahasa Bugis, Bahasa Gorontalo, Bahasa Jawa, Bahasa Melayu, Bahasa Minangkabau, Bahasa Sunda, dan Bahasa Tetun. Bahkan saat ini sedang disiapkan project untuk Wikipedia berbahasa Bali. Segera menyusul dan rampung," sambung gadis minang yang merupakan mahasiswa dari Universitas di Sumbar ini.
 
Dengan adanya program WikiLatih di Medan, lanjut Tika, diharapkan Medan sebagai Ibukota dari Sumatera Utara yang multietnis ini dapat berkontribusi menyebarkan pengetahuan dan melestarikan tradisinya melalui dokumentasi Wikipedia. "Di Sumatera Utara kaya sekali akan budaya dan bahasa. Wikipedia belum ada yang berbahasa Mandailing lho, saya dengar bahasa Mandailing ini menarik untuk dilestarikan. Serta masih banyak juga bahasa-bahasa lainnya," imbuhnya.
 
Disebutkannya, saat ini Wikimedia sedang mencari volunteer untuk program Wikimedia berjejaring di Kota Medan. Untuk itu, Tika, didampingi rekannya Hardiansyah, mengajak masyarakat di Medan dan Sumatera Utara untuk bergabung bersama teamnya di WikiLatih.
 
"Jadi kalau Wikimedia Foundation berkantor di USA, Wikimedia Indonesia berkantor di Jakarta, dengan jejaring di Padang, Jogja dan Bandung. Nah, adanya pelatihan ini akan membantu kami untuk menemukan teman-teman baru di Medan. Karena programnya tidak hanya soal WikiLatih ya, ada macam-macam. Misalnya Wikidata, Glam Indonesia, Wiki Masuk Sekolah, Wiki Cinta Budaya, Magang Wikimedia Indonesia, Saraswati dan lainnya," pungkasnya. (BS02)

Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru
hit tracker