Sabtu, 13 Juni 2026

Dana Tunjangan Guru Menguap, Kadis P dan K Salahkan Kadis Sebelumnya

Kamis, 11 Mei 2017 18:34 WIB
Dana Tunjangan Guru Menguap, Kadis P dan K Salahkan Kadis Sebelumnya
beritasumut.com/ist
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Permasalahan di Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) di Kabupaten Langkat, ternyata sangat komplek. Selain guru SMA sederajat yang tidak mendapatkan tunjangan kenaikan pangkat, sertifikasi dan tunjangan non penghasilan (Tansil). 
 
Guru-guru SMP dan SD juga ternyata menuntut hal serupa. Beberapa dari mereka yang sempat datang ke Dinas P dan P Jalan Kartinu, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, juga mempertanyakan masalah itu. Namun tak satupun pihak yang berkompeten dapat menjawab permaslahan ini. 
 
"Kamipun belum ada keluar dana kenaikan pangkat bang. Sama pisisinya seperti yang dirasakan guru SMA, makanya kami juga sempat mendatangi dinas P dan P kemarin," tutur salah satu guru SMP saat dihubungi, Kamis (11/05/2017). 
 
Sayang, jelasnya, tak satupun dari pihak Dinas yang bisa menjawab tuntutan kami. Mereka hanya janji-janji saja tanpa ada kejelasan hingga sekarang. "Kalau untuk honor kenaikan pangkat itu senilai 20 persen dari gaji. Sudah 6 bulan ini dibawah kepemimpinan Kadis yang baru belum keluar," jelas Rina. 
 
"Kalau di dana sertifikasi dan Tansil, sampai sudah lupa kami berapa bulan belum keluar. Makanya nilainya miliyaran rupiah bang. Soalnya ada sekitar 400 an lebih guru se-Kabupaten Langkat," timpal wanita berhijab ini. 
 
Terpisah Kadis P dan P Salam Syahputra Spd saat dihubungi via selular mengakui kalau dana kenaikan pangkat dimassanya sudah beres. "Sudah kami selesaikan dana kenaikan pangkat bang. Baik guru SMA, SMP dan SD. Sudah kami selesaikan semua bang," kata Salam, diujung selular. 
 
Disinggung masalah dana sertifikasi dan Tansil yang disinggung guru. Dirinya malah buang Badan dan mengatakan kalau masalah honor dimasa dia menjabat sudah selesai. Kalau masalah pada saat bukan dia yang menjawab. Dirinya enggan berkomentar banyak. 
 
"Intinya, dimassa saya sudah selesai segala tunggakan. Kalau masalah yang lalu, bukanlah tanggungjawab saya lagi. Itukan dijaman pak Jarno, jadi abang tahulah sendiri dan saya tidak bisa berkomentar. Saya jelaskan lagi, dimasa saya menjabat segala tunggakan sudah saya selesaikan," timpal dia. 
 
Ditanya, kalau memang uang tersebut tidak ada dan diduga dibawa kabur. Apakah pihaknya akan melaporkan permasalah ini ke pihak berwajib. "Waduh, itu bukan ranah saya bang. Kakaupun ada guru yang mau ke rana tersebut. Semua kami serahkan ke mereka (guru)," tegasnya seolah buang bola panas. (BS08) 

Tags
beritaTerkait
Tinjau Sucofindo Cabang Medan, Pj Gubernur Sumut Harap Kerja Sama dengan Pemprov Semakin Kuat
Pj Gubsu: Rakor Penyelenggaraan Reforma Agraria, Momentum Rumuskan Langkah Srategis
Buka Kongres VIII IPPAT, Pj Gubernur Sumut Harap IPPAT Berikan Solusi Pelayanan Cepat, Tepat dan Pasti
Pemko Medan dan Kantor Pertanahan Berkolaborasi Optimalkan Gugus Tugas Reforma Agraria
Kantor Pertanahan Kota Binjai Serahkan Sertifikat Tanah
 Di Hadapan Menteri ATR/BPN, Pj Gubernur Sumut Sampaikan Komitmen Pemprov Percepat Reforma Agraria
komentar
beritaTerbaru
hit tracker