Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung
Beritasumut.com-Sekitar 700 peserta umum dan 80 DPC dari 113 DPC seluruh kabupaten/Kota serta 16 DPD Propinsi Ikatan Sarjana Katolik Indonesia (ISKA) se Indonesia dipastikan akan menghadiri pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) yang berlangsung di Katholik Centre Jalan Mataram Medan, Jumat (24/03/2017) hingga Minggu (26/03/2017). Berbagai persiapan Munas pun sudah matang dengan harapan dapat melahirkan pemimpin yang terbaik di kalangan umat Katolik serta umat lainnya.
Hal ini disampaikan Ketua Umum DPD ISKA Hendrik H Sitompul bersama Sekjen DPP ISKA Johanes Joko didampingi Delpius Ginting dan Alek Bukit saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Medan, Kamis (23/03/2017). Disebutkan Hendrik, kegiatan acara Munas akan dibuka Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.
Hendrik mengatakan, kegiatan akbar akan menjalankan agenda utama yakni memilih Ketua Presedium pengurus pusat ISKA. Namun dalam kegiatan tersebut akan dirangkai berbagai kegiatan yakni acara religius/misa selanjutnya kegiatan internal pemilihan presedium. "Berikutnya kegiatan seminar dan melakukan wisata Dana Toba Samosir serta memberikan bantuan sosial ke Siosar pengungsi Sinabung di Berastagi," jelasnya.
Fraksi Demokrat DPRD Medan ini menuturkan, pada kegiatan hari pertama setelah dilakukan kegiatan Misa. Berikutnya dilaksanakan pengukuhan pengurus DPD ISKA Sumut. Hendrik juga mengaku, setelah diamanahkan Ketua DPD ISKA akan menjadikan ISKA sebagai rumah intelektual umat Katolik. Selanjutnya melakukan upaya pengembangan cabang dengan menyiapkan 3 lembaga intelektual yakni hukum, riset dan Sumber Daya Manusia. “Saat ini ada 23 DPC ISKA di Sumut dan kita harapkan semua Kabupaten/Kota aka dibentuk,” ujar Hendrik seraya menyebut ke 23 DPC dimaksud akan memberikan hak suara pada Munas.
Sementara itu, Sekjen DPP ISKA Johanes Joko menyebutkan pada acara Munas nanti akan mengambil tema “Revitalisasi Peradaban Pancasila Menuju Seabad Indonesia”. Adapun tema ini menurut Johanes sangat penting karena pasca reformasi ada kekurangan dalam mengamalkan ideologi. "Saat ini ideologi tampaknya mulai luntur sehingga perlu untuk dibangkitkan. Maka perlu sumbangsih pemikiran demi kepentingan bangsa," ujar Johanes.
Disebutkan Johanes, dalam acara seminar nanti akan menghadirkan nara sumber Gubernur Sumut H Tengku Erry Nuradi dengan tema pengembangan pariwisata dan peradaban masyarakat lokal. "Nantinya narasumber Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Ari Prasetyo tentang strategi dan tantangan pengembangan kawasan wisata Danau Toba. Selain itu juga Uskup Agung Medan Mgr Anicetus B Sinaga OFM Cap pembicara pengembangan pariwisata Danau Toba dan keadaban masyarakat setempat," pungkasnya. (BS03)
Tags
beritaTerkait
komentar