Jumat, 01 Mei 2026

Pemprovsu Apresiasi Alquran Dengan Terjemahaan Batak Angkola

Selasa, 06 Desember 2016 11:42 WIB
Pemprovsu Apresiasi Alquran Dengan Terjemahaan Batak Angkola
beritasumut.com/BS03
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp beritasumut.com
+ Gabung

Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekda Provsu) Hasban Ritonga mengapresiasi dan berterimakasih serta menyambut gembira atas penyusunan dan penerbitan terjemahan Alquran dengan bahasa Batak Angkola oleh Badan Litbang Kementerian Agama RI. Rencananya Al-Quran ini diluncurkan pada tanggal 19 Desember mendatang oleh Menteri Agama RI.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kami sangat berterimakasih dan menyambut gembira penerbitan terjemahan Alquran berbahasa Batak Angkola ini. Kami yakin buku ini akan sangat bermanfaat,” ujar Hasban saat menerima kunjungan Kepala Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan  Kementerian Agama Republik Indonesia Dr H Choirul Fuad Yusuf MSi  dan tim  penyusun di Kantor Gubsu, Senin (05/12/2016).

Hadir mendampingi Sekda Assisten Administrasi Umum dan Asset Jumsadi Damanik, Assisten Kesra OK Zulkarnain, Kepala Dinas Kominfo HM Fitriyus dan Kabag Agama Biro Binsos Muhammad.

Menurut Hasban, terjemahan Alquran berbahasa Angkola sangat berharga bagi khazanah pustaka di tanah air khususnya Sumatera Utara.

“Ini merupakan karya yang sangat berharga terutama dalam upaya melestarikan bahasa Batak Angkola,” kata Hasban.

Selain itu, Alquran bahasa Batak Angkola menurutnya sangat bermanfaat bagi warga masyarakat yang belum faham bahasa Indonesia  untuk bisa lebih memahami makna kandungan kitab suci Al Quran.

“Kita yakin penerbitan ini sangat bermanfaat dan kami sangat berterimakasih kepda Badan Litbang Kemenag Ri,” ujar Hasban.

Dalam kesempatan itu, Sekda menerima Buku Terjemahan Al quran bahasa Batak Angkola.

Choirul menjelaskan kunjungan ke Sumut dalam rangka  menyampaikan informasi tentang peluncuran Produk Litbang Kemenag RI,  terkait dengan terjemahan Al Quran bahasa daerah yakni bahasa Batak Angkola dan dua terjemahan Alquran lain. Yaitu terjemahan Alquran dengan bahasa Bolaang Mangondow Sulawesi Utara dan Bahasa Toraja juga turut diluncurkan.  Selain itu pihaknya juga akan meluncurkan Ensiklopedi pemuka agama multikultural nusantara.

“Tujuannya penerjemahan Al Quran berbahasa daerah yang pertama untuk  melakukan konservasi bahasa daerah dimana berdasarkan beberapa indikator saat ini muncul fenomena kepunahan bahasa daerah yang sedang terjadi. Inilah satu upaya untuk melestarikan bahasa daerah,” kata Choirul.

Berdasarkan salah satu penelitian LIPI,  dari 600 bahasa daerah di Indonesia, saat ini hanya tinggal separuh saja yang bisa dipakai.

Tujuan kedua, lanjutnya, adalah untuk memperkuat pemahaman Alquran bagi masyarakat yang belum bisa berbahasa Indonesia. Tujuannya agar bisa meningkatkan pemahaman dan pengamalan Alquran.

“Dengan adanya terjemahan Alquran berbahasa daerah tentunya diharapkan dapat membantu dan meningkatkan pemahaman Alquran bagi masyarakat berbahasa Angkola yang belum bisa berbahasa Indonesia. Dengan demikian, pemahaman masyarakat  terhadap Al quran bisa lebih baik terutama dalam kondisi seperti ini,” ujarnya.

Kenapa bahasa angkola yang dipilih, menurut dia itu berasal dari kesepakatan hasil diskusi Tim Penerjemahan Litbang.

“Kita tahu,  bahwa bahasa batak itu ada beragam. Namun bahasa angkola nahasa Lingua Franca yang merupakan bahasa yang bisa dipakai dan difahami oleh sub bahasa batak lainnya,” jelasnya.(BS03)

Tags
beritaTerkait
Walikota Pematang Siantar Berharap Yayasan Bumi Alquran Lahirkan Generasi Berakhlak dan Islami Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045
Gubernur Sumut Sebut Para Santri Dapat Ilmu Agama, Karakter Mandiri dan Disiplin
Buka PTQ ke-53 LPP RRI Medan, Gubernur Sumut Sebut Alquran Sebagai Petunjuk Bagi Umat Islam
Gubernur Sumut Apresiasi Kegiatan '12 Jam Bersama Alquran'
 Buka Acara Karantina Penghafal 30 Juz Alquran, Musa Rajekshah Harap Santri Jadi Pemimpin Negeri
Tahfiz Al Quran As-Shofa Lepas Dua Santri Lanjut Belajar ke Universitas Alzhar Kairo Mesir
komentar
beritaTerbaru
hit tracker